Dahlan Iskan di Rumah Makan Kerta Sari bersama keluarga.

Pada kunjungannya di Kota Batu, Menteri BUMN Dahlan Iskan juga menyempatkan makan siang ke Rumah Makan Sehat Kerta Sari. Resto ikan segar di Jalan Raya Dieng Kota Batu tersebut memiliki ciri khas masakan ikan air tawar. Ini kali pertama, Dahlan singgah di rumah makan milik dr Felix Kusuma bersama Walikota Batu Eddy Rumpoko.

Beberapa jam sebelumnya, Lana Kusuma istri owner rumah makan, telah menyiapkan sejumlah menu pilihan. Ibu Felix demikian biasa disapa, bahkan ikut turun melayani Dahlan Iskan sekeluarga bersama para pegawainya. Masakan istimewa disajikan untuk rombongan, menu makan Dahlan sama seperti para Satpol PP dan petugas Dishub yang ikut mendampingi.
Antara lain ayam goreng, gurami bakar, sate daging sapi, urap-urap campur bahwan jagung dan sayur asem. Untuk pencuci mulut, perempuan yang ramah itu menyajikan desert es buah cocktail dan jus sirsat degan. Sungguh hidangan yang mampu membuat lidah bergoyang dan perut kenyang.
Pak Bos, demikian biasa disapa, duduk melingkar bersama seluruh anggota keluarga. Nafsiah Sabri, istrinya sesekali mengambilkan lauk untuk suami tercinta. Mereka sekeluarga terlihat nyaman makan berbaur dengan rombongan lainnya.
Kerta Sari berdiri diatas  areal luas tersebut dan memiliki sejumlah tempat untuk makan dengan berbagai pilihan. Keluarga Dahlan, memilih makan bersama di gazebo di areal kolam ikan. Ditempat itu terdapat dua patung ikan raksasa, yang sebenarnya adalah air mancur.
Hujan yang sempat turun makin menghangatkan suasana makan bersama sore itu. Maklum, Kerta Sari menjadi tempat pertemuan Dahlan dan keluarganya. Ketika Dahlan ‘bekerja’ berkeliling ke Batu dan Pujon, keluarganya berada di Kampoeng Kidz.
Pak DIS menjemput keluarga di Kampoeng Kidz kemudian bersua dalam waktu yang lama di Kerta Sari. Setelah makan, mantan CEO Jawa Pos itu menjadi rebutan staf Pemkot untuk berfoto bersama. Cukup sabar, sang menteri melayani permintaan foto dari orang-orang.
‘’Setelah ini Abah biar kembali ke hotel istirahat, pokoke kamar tak kunci, biar tidak diculik lagi,” kelakar putri Dahlan, Isna Fitriana.
Isna khawatir sang ayah kecapekan, lantaran berkeliling ke sejumlah tempat. Mestinya, usai dari Kerta Sari, Pak bos demikian biasa disapa di kalangan karyawan JPNN akan ikut rekreasi ke Eco Green Park. Apa mau dikata, rupanya gerimis masih mengguyur, sehingga hanya anak, menantu dan cucu Dahlan yang berkunjung ke tempat rekreasi itu.
‘’Saya melihat Pak Dahlan ini orangnya sederhana, kami Kerta Sari senang didatangi, memang orangnya ramah, banyak disenengi orang,’’ ujar Felix Kusuma pemilik Kerta Sari.
Bukti Dahlan banyak disenangi orang, kata Felix, tampak dari orang-orang yang berebut foto bersamanya. Kerta Sari sendiri tak ada persiapan khusus menyambut Dahlan. Makanan yang disajikan juga sederhana saja, persis penampilan pak Menteri.
‘’Kita beri menu harian, tidak ada persiapan khusus, makanan untuk Pak Dahlan juga sederhana, biasa saja yang penting hiegeni. Pak Dahlan pemimpin sederhana, jujur sabar dan banyak menyenangi, rakyat sangat mengerti,’’ imbuhnya.
Kerta Sari memiliki ciri khas ikan tawar, Felix sampai saat ini masih enggan menjual seafood. Ikan segar jadi pilihan sesuai motto Kerta Sari rumah makan sehat. Pihaknya hanya menyajikan makanan yang fresh untuk konsumen.
‘’Kalau seafood hampir pasti ada pengawet, sedangkan makna sehat itu kan tidak menggunakan zat tambahan,’’ terangnya.
Lokasi lain yang ikut menjadi perhatian keluarga Dahlan Iskan adalah Eco Green Park, objek wisata terbaru milik Jatim Park Group di Kota Batu. Salah satu wahana yang ditawarkan Eco Green Park adalah areal gempa bumi di museum geologi. Wahana tersebut tidak terlalu besar untuk menampung beberapa orang.
Dengan masuk pada wahana ‘gempa’ itu, pengunjung bisa merasakan suasana gempa dengan kekuatan yang dahsyat. ‘’Kami sudah memberikan suasana gempa sesuai dengan kekuatan. Sebut saja gempa dengan kekuatan 6 skala richter, suasana benar-benar layaknya gempa dengan kekuatan itu. Dalam waktu dekat, akan hadir wahana tsunami sehingga pengunjung bisa merasakan atau tahu bagaimana tsunami itu,’’ tegas Nhia Hapsari, Marketing Eco Green Park.
Wahana lain, separti rumah terbalik memberikan suasana   pengunjung benar-benar pada lokasi itu. Bisa dibayangkan, semua perabot rumah itu berada di bagian atas (atap). Sedangkan Hanonam Dome Teathre, memberikan nuansa pengunjung berada seperti masuk dasar laut hingga alam terbuka ketika menyaksikan sebuah film. Jadi suasana film tersebut seperti kenyataan yang ada. (Bagus Ary Wicaksono/febri setyawan)