Ingin Prajurit Lebih Maju dan Berprestasi dalam Berbagai Tugas

SALAM KOMANDO : Letkol Arm Muhammad Haidir (kanan) berjabat tangan dengan penggantinya, Mayor Arm Aria Yudha Setiawan.

Kiprah Batalyon Artileri Medan 1/105 Bangun Kinerja Satuan
HARI ini, Komandan Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 1/105 berganti. Bila sebelumnya dipimpin Letkol Arm Muhammad Haidir, S.IP, kini jabatan itu diserahterimakan kepada Mayor Arm Aria Yudha Setiawan. Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Mayjen TNI Murdjito akan bertindak sebagai inspektur upacara serah terima jabatan di Lapangan Upacara Sudirman Yonarmed 1/105.
Pergantian pimpinan memang senantiasa dilakukan untuk meningkatkan kinerja satuan yang dapat membawa kepada perubahan-perubahan baru dan lebih positif. Selain karena tuntutan perkembangan lingkungan yang terjadi, pergantian berguna untuk kemajuan dan peningkatan kualitas satuan di berbagai aspek.
”Keinginan untuk meningkatkan kinerja satuan tentu akan sangat tergantung kepada rasa kepedulian serta kesungguhan terhadap jabatan yang dipercayakan, dengan didukung oleh kemampuan dan kreatifitas personel yang bersangkutan dalam menjalankan tugas-tugasnya,” tutur Haidir yang segera bergeser sebagai Pabandya Kumtaltibprot Skodam V Brawijaya.
Menurut alumni AKMIL tahun 1995 itu, serah terima jabatan dilingkungan TNI Angkatan Darat merupakan perwujudan dinamika pembinaan personel sesuai peran, tugas, dan fungsi yang diembannya agar senantiasa muncul ide, pemikiran inovatif dan antisipasif sehingga organisasi terus bergerak menuju kondisi yang semakin baik.
”Sebagai satuan bantuan tempur organik dibawah Kodam V Brawijaya, mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam membangun kekuatan dan kemampuan Kodam V/Brawijaya,” tambahnya.
Tidak salah, selama 1,5 tahun memimpin Yonarmed 1/105, meningkatkan pembinaan kemampuan prajurit serta peningkatan kesiapan operasional satuan, dilakukan secara terus menerus.
”Pembinaan kemampuan prajurit, harus dilakukan secara berkesinambungan. Profesionalisme prajurit yang selama ini menjadi tuntutan utama, harus mampu dibuktikan secara maksimal dalam berbagai penugasan,” tegas pria kelahiran Makassar tersebut.
Suami Raden Heti Latifah ini memaparkan, pembinaan kemampuan dan kekuatan yang telah dilaksanakan selama ini, harus lebih ditingkatkan sehingga mampu mewujudkan kesiapan operasional satuan, yang tidak saja untuk kepentingan tugas-tugas operasi militer untuk perang, tetapi juga untuk keberhasilan tugas-tugas operasi militer selain perang. ”Terutama untuk operasi tugas perbantuan kepada pemerintah dan Polri, sebagaimana peran, fungsi dan tugas-tugas yang telah diamanatkan oleh konstitusi,” ujar bapak dua anak itu.
Tidak heran, sederet prestasi berhasil diraih selama dia menjabat sebagai Danyonarmed 1/105. Mulai lomba renang militer dalam peringatan HUT Kodam V/Brawijaya ke-66 tahun 2011, lomba renang militer dan cross country antar Satpur dan Banpur dalam rangka peringatan HUT Kodam V/Brawijaya ke-67 Tahun 2012 serta juara lomba Air Soft Gun Piala Pangdam V/Brawijaya.
Di bidang peningkatan kesejahteraan dan kemampuan anggota, Yonarmed 1/105 juga melakukan  pembangunan ruang sauna Alzaepur dan ruang fitness Ajusta dan  pembangunan sarana olahraga dengan menambah tiang pull up yang telah ada serta merenovasi sanggar Satria sebagai tempat tradisi penerimaan warga baru.
”Kami juga menerapkan push-up dan sit-up setiap jam ganjil setiap hari untuk membina fisik anggota,” tegas Haidir. Dia berkeinginan, penggantinya yakni Mayor Arm Aria Yudha Setiawan, yang merupakan alumni AKMIL tahun 1996 dan sebelumnya menjabat sebagai Kabaglitbang Sismet Sdirbinlitbang Pussenarmed ikut berhasil membina anggota Yonarmed 1/105 semakin eksis, semakin maju, dan semakin berprestasi dalam berbagai penugasan.
”Ini sesuai dengan amanat Pangdam V Brawijaya yang mengharapkan agar dari waktu ke waktu, dari satu pimpinan ke pimpinan yang lain, Yonarmed 1/105  semakin dirasakan manfaat keberadaannya oleh masyarakat sekitar, sebagai kekuatan pertahanan negara yang profesional,” pungkas dia. (*/sirhan sahri/marganurtantyo)