Mantan Kanit SIM yang Beralih Profesi Jadi Pengusaha

DI kalangan Polres Malang Kota, siapa yang tidak kenal dengan sosok Sri Widjayanto. Pria kelahiran 2 Februari 1959 yang pernah menjabat sebagai Baur SIM. Kini, pria yang tinggal di Perumahan Sukun Pondok Indah (SPI) itu, sudah tidak lagi aktif di kepolisian setelah mengajukan pensiunan dini setahun lalu. Lantas apa usahanya sekarang?

Tidak ada yang berubah dalam diri Sri Widjayanto. Saat ditemui Malang Post, Rabu pagi kemarin, mantan polisi yang dulu sangat dekat dengan wartawan ini, masih seperti dulu, saat masih aktif menjadi anggota Polres Malang Kota. Nada bicara dan tawanya yang khas. Sama sekali tidak berubah. Bedanya, hanya sekarang ini rambutnya lebih sedikit gondrong.
Ya, sejak memilih pensiun dini, Pak Sri, begitu dia akrab disapa, langsung beralih profesi. Bapak tiga anak ini membuka usaha bengkel cucian mobil. Lokasinya di Jalan Pelabuhan Tanjung Mas, Kelurahan Bangkalan Krajan, Kecamatan Sukun.
‘’Bengkel cucian mobil ini, sudah sejak setahun lalu, setelah saya pensiun dini. Saya mengajukan pensiun Januari 2012 saat masih usia 53 tahun. Seharusnya kalau tidak mengajukan pensiun dini, saya pensiun usia 58 tahun,’’ ungkap Sri Widjayanto.
Alasannya mengajukan pensiun dini tersebut, cukup simpel. Selain karena kondisinya yang sudah tua, serta ingin lebih santai, pria yang terakhir menjabat sebagai Pjs Kasubag Log Polres Malang Kota ini, juga karena ingin mengembangkan kariernya di luar anggota polisi dengan membuka usaha.
‘’Saya menjadi polisi itu sudah 35 tahun. Bagi saya, waktu itu sudah lumayan cukup untuk mengabdikan diri pada negara. Selain itu, juga karena mau naikkan golongan dengan ikut ujian perwira tidak pernah berhasil. Tujuh kali mengajukan selalu gagal,’’ ujarnya sembari tertawa.
‘’Usaha bengkel cucian mobil ini saya ambil, setelah melihat perkembangan Kota Malang yang cukup padat. Selain karena adanya peluang, disisi lain juga di wilayah lintas barat ini belum ada usaha bengkel cucian mobil. Alhamdulillah usaha ini berjalan lancar,’’ lanjutnya sembari menghisap rokok.
Selain mengembangkan usahanya, Sri Widjayanto juga mengatakan ingin terjun ke dunia politik. Alasannya selain bercita-cita mengabdi pada masyarakat, juga kebetulan Sri adalah lulusan sarjana politik. Hanya saja kemana awal dirinya melangkah untuk masuk ke dunia politik dirinya tidak tahu.
‘’Jujur saya memang ingin masuk ke dunia politik. Tetapi dari mana awalnya saya tidak tahu. Saya hanya berharap ada yang mengajak atau melamar saja. Masuk ke dunia politik ini adalah cita-cita saya setelah pensiun dini,’’ paparnya sembari tertawa. (agung priyo)