Ketika Pelatih Timnas Menikmati Pertandingan Persegres vs Arema

LAGA Persegres Gresik United lawan Arema Indonesia di Stadion Tri Dharma, Kamis (7/3) sore lalu, menyimpan cerita penting. Sosok pelatih timnas Indonesia BTN sekaligus timnas U-23, Luis Manuel Blanco, datang jauh-jauh dari Jakarta untuk menyaksikan lima pemain Arema yang terdaftar dalam list 58 pemain untuk seleksi TC, sebelum hadapi Arab Saudi.

Kemeja putih garis-garis, membalut tubuh sosok pria londo di tribun VVIP Stadion Tri Dharma, Gresik, Kamis sore lalu. Rambutnya sudah beruban, meski masih banyak helai yang berwarna keemasan, menghiasi kepalanya. Keriput yang mewarnai kulit wajah yang pucat, tak mengurangi wibawa bule ini.
Tegap dan tinggi, pria ini terlihat tenang duduk-duduk sembari menanti kick off Gresik United vs Arema Indonesia. Dia ternyata adalah Luis Manuel Blanco, pelatih baru Timnas Indonesia pengganti Nil Maizar.
Blanco ditemani dua asistennya yang juga bule. Tapi, si dua asisten duduk di bagian bawah tribun VVIP. Sedangkan Blanco dekat ke kamera utama pertandingan.
Kehadirannya di Stadion Tri Dharma, jelas membuat awak media terkaget. Pun langsung berasumsi, Blanco datang ke Gresik, untuk melihat calon pemain timnas yang bakal diseleksi sebelum hadapi Arab Saudi untuk kualifikasi Piala Asia 2015 grup C.
Didekati dan diminta wawancara sebelum pertandingan dimulai, pria berusia 59 tahun kelahiran 13 Desember 1953 itu, menyambut ramah Malang Post.
Namun, alih-alih keluar bahasa Inggris dari mulut sang tactician, Blanco memakai bahasa Spanyol, yang lumrah dipakai di Argentina, tanah kelahiran sekaligus negaranya. Awalnya, Malang Post kesulitan menangkap maksud sang entrenador, karena penggunaan bahasa Spanyol.
Untung, ada penerjemah yang membantu media menerjemahkan maksud kata-kata Blanco. Mantan pelatih klub Liga Albania, Klubi Sportiv Dinamo Tirana itu, memang sengaja datang untuk melihat pertandingan GU lawan Arema.
‘’Saya kesini memang datang untuk lihat permainan beberapa pesepakbola,’’ ujar Blanco dalam bahasa spanyol yang sangat kental.
Namun, Blanco tak menyebutkan, siapa nama pemain yang dilihatnya. Bila melihat dari daftar 58 pemain, tidak ada nama pemain GU, yang ada lima pemain Singo Edan. Jelas, der trainer bergaya flamboyan ini, mengincar sosok Kurnia Meiga, Egi Melgiansyah, Victor Igbonefo, Greg Nwokolo dan Hasyim Kipuw.
Blanco tak bisa melihat aksi Greg yang dibekap cedera. Ia pun menyebut, kini sudah mengantongi sebagian besar pemain yang bakal direkrutnya. ‘’Saya sudah ada gambaran siapa 23 yang akan saya pilih,’’ ungkapnya, sekali lagi tanpa menyebut nama pemain Arema.
Namun, sepanjang pertandingan, pelatih tim Liga Costa Rica, CS Cartagines selama satu tahun ini, melihat dengan seksama aksi lima pemain tim berlogo singa ini. Dari kiprah yang ditampilkan Arema, Blanco hanya tersenyum ketika disinggung apakah bakal mengambil Victor Igbonefo dan Kurnia Meiga, yang bermain disiplin.
Khususnya, adik Ahmad Kurniawan yang menampilkan performa moncer. Sebaliknya, Blanco hanya menyebut, dengan waktu yang mepet sebelum lawan Arab, timnas butuh pemain yang telah berpengalaman.
‘’Soal jadwal padat, saya akan pakai untuk full latihan. Pagi ada sesi, terus teori, sore langsung praktek teori. Saya butuh pemain berpengalaman. Target saya menang lawan Arab,’’ tambahnya.
Meski Blanco serius menyaksikan kiprah lima punggawa tim pujaan Aremania itu, para pemain tampak santai. Hingga sore kemarin, belum ada satupun pemain Arema yang menyatakan bergabung dalam pemusatan latihan atau TC timnas. Hasyim Kipuw hingga sore kemarin menikmati wisata ke Cangar dan tetap berada di Malang.
Begitu pula Egi Melgiansyah dan Kurnia Meiga yang sesudah pertandingan lawan GU langsung pulang kampung. ‘’Enggak tuh, saya gak ke TC. Saya pulang ke rumah,’’ ujar Egi ketika dikonfirmasi. Victor Igbonefo sendiri ketika dihubungi Malang Post terkejut dengan kehadiran sang arsitek timnas.
‘’Oh ya, saya tak tahu dia datang. Tapi itu bagus juga kalau nonton pertandingan. Itu akan mempermudah dia bangun tim. Apalagi dia baru datang ke Indonesia,’’ tutur Victor dalam pesan BBM-nya. Defender naturalisasi berdarah Nigeria menyatakan masih belum bergabung dengan timnas.
Ia masih menunggu keputusan manajemen. Namun, bila Kongres PSSI 17 Maret 2013 ini berlangsung sukses, besar kemungkinan Victor akan bergabung dengan pemusatan latihan timnas. (fino yudistira)