Mohon Ma'af, website sedang perbaikan.
Dapatkan Update Berita Terbaru di :
        www.malangpost.net

Kakak Beradik yang Sukses Padukan Hijab dan Musik

Kartini muda, terus bermunculan. Kiprah mengesankan ditambah sederet prestasi membanggakan, cukup menjadi bukti, peran perempuan masa kini, tak boleh disepelekan. Lewat hijab, dua srikandi kakak beradik asal Kota Malang, Linda Kayhz dan Whida Rositama, coba menginspirasi kaum hawa untuk terus menggapai mimpi besar mereka.

JIKA sedang berselencar di dunia maya, ketikkan saja kata kunci Jade ‘I’m a Queen (Hijab)’. Tak lama, pasti akan muncul ragam informasi dan foto sekelompok wanita berhijab nan anggun dan fashionable.
Bila masih penasaran, buka saja YouTube dan ketikkan kata kunci yang sama. Maka alunan suara merdu vokal grup yang terbingkai dalam sebuah video klip, bersetting studio rekaman, bakal ditampilkan.
Jade tak lain adalah vokal grup beranggotakan empat model muslimah yang memadukan antara musik dan fashion show. Sejak terbentuk Juni 2012 silam, grup beranggotakan Arfika Lubis, Ussiy, Linda Kayhz dan Whida Rositama ini, kian populer. Usut punya usut, dua nama personil yang disebut paling belakang, berasal dari Malang.
Lahir dari pasangan Suparlan dan Triatmiati, Linda dan Whida yang notabene dua anak perempuan, diantara empat bersaudara, tumbuh menjadi wanita tangguh dengan segudang prestasi.
Gagasan unik dalam dunia musik, serta hasrat untuk mengembangkan bisnis inovatif, membuat keduanya tak ragu mengepakkan sayap ke ibukota.
Harus meninggalkan pekerjaan di sebuah perusahaan minuman ringan terkemuka, dan mengikuti sang suami pindah ke Bogor, tak menyurutkan niat Linda untuk bisa terus membanggakan orang-orang terkasih.
Siapa sangka, keaktifannya dalam kegiatan yang berhubungan dengan hijab, membuatnya punya dua clothing line sekaligus. LindaKayhz Ltd dan Hijabs Corner.
Lewat polesan wanita kelahiran 6 Januari 1986 ini, hijab yang dulunya terkesan kaku dan tak bisa dipolah-polah, bisa menjadi fashionable.
‘’Dari hijab inilah, saya terinspirasi untuk memulai bisnis hijab. Dimulai dari sebuah tekad dan modal yang minim, alhamdulilah sekarang saya sudah punya dua clothing line,’’ bukanya kepada Malang Post.
Lewat bisnis fashion ini, alumni jurusan Arsitektur ITS tersebut membuktikan dirinya masih bisa berkreasi. ‘’Awalnya sebatas niat untuk membuktikan diri, saya masih bisa berkreasi walaupun tidak diperbolehkan bekerja lagi. Apalagi, semua terasa jauh lebih mudah setelah saya berhijab. Bukti, hijab bukanlah sesuatu yang bisa membatasi dunia kita,’’ serunya bersemangat.
Tak hanya sibuk mengembangkan bisnis, juara audisi pembaca berita TVRI tahun 2010 ini, nyatanya juga aktif menulis blog dan buku.
Berkat tulisan-tulisannya di www.hijabcorner.blogspot.com, finalis MOS Idol 2012 itu, telah menghasilkan sebuah buku berjudul ‘Put Your Hihab On and Shine’ yang kini sudah tersebar seantero nusantara.
Keaktifan ini pulalah, yang kemudian menginspirasi seorang produser untuk merekrut Linda dalam grup vokal Jade bersama para perempuan inspiratif lainnya. Melihat konsep yang diusung, alumni SMPN 3 Malang ini lantas mengajak sang adik untuk ambil bagian.
Menilik prestasi Whida yang tak kalah mentereng, tentu saja sang produser tak menampik usulan tersebut. ‘’Kami memiliki ketertarikan yang sama dalam dunia modeling dan tarik suara, sehingga seringkali berkolaborasi,’’ tukas Linda.
Setali tiga uang, tawaran tersebut tak ditampik oleh Whida. Dara yang 22 April lalu baru saja menginjak usia 25 tahun itu bahkan rela meninggalkan Malang untuk hijrah ke Jakarta.
Kesempatan berkarier di ibukota tak disia-siakan The Most Intelligent Botani Ambassador 2013 ini, untuk melanjutkan studi S2 nya di Universitas Indonesia. ‘’Kalau saya bisa melanjutkan kuliah sekaligus berkarier, kenapa tidak?’’ ucapnya.
Sama halnya sang kakak, alumni SMAN 5 Malang itu pun ingin membuktikan bahwa hijab bukanlah batu sandungan bagi kaum hawa untuk mengukir prestasi selangit.
‘’Wanita Indonesia punya potensi besar. Memang kita tidak boleh sampai lupa kodrat, namun bukan berarti kita tidak berkarya,’’ tukas Whida.
Kesibukan sebagai mahasiswa Pasca Sarjana dan guru les Bahasa Inggris, tak mengendurkan semangat finalis Raka-Raki Jatim 2011 itu untuk tetap aktif di dunia modeling sekaligus terus mengibarkan nama Jade bersama tiga personilnya yang lain.
‘’Sekarang Jade sudah punya tiga lagu. Yaitu I’m a Queen, Kembali Ceria dan Persahabatan,’’ urainya.
Baik Linda maupun Whida sepakat, hijab sama sekali tak membatasi talenta hebat mereka, namun justru mengantarkan keduanya pada hal-hal luar biasa yang mereka impikan sejak kecil.
Dua alumni SDN Blimbing III itu berpendapat bahwa tak ada yang tahu kelebihan dan kemampuan wanita jika mereka diam saja. ‘’Maka lakukan sesuatu dan tunjukkan diri kita,’’ seru keduanya kompak. (tommy yuda pamungkas)

Please publish modules in offcanvas position.