Wajib Ngerti Perasaan Sapi untuk Dapat 15 Liter Susu

PRESTASI : Kholim saat mendapat penghargaan The Best Farmer Practice atas prestasinya

Peternak Muda Jabung Sabet The Best Farmer Practice
TIDAK banyak anak muda memiliki ketertarikan di usaha ternak sapi perah. Bisnis ini, dipandang kurang menggembirakan. Namun berbeda dengan Kholim, justru usaha lewat peternakan sapi, dia bisa meraih penghargaan The Best Farmer Practice.

Di awal usah ternak sapi, Kholim, pria 26 tahun ini, memulai sendiri semua proses pekerjaan beternak sapi. Mulai mencari rumput, membersihkan kandang dan kegiatan rutin lainnya.
Bermodalkan sapi perah seekor peninggalan orang tuannya, ia mulai merintis usaha tersebut. Dia sapi itu, untuk diambil susunya. Semua dilakukan di halaman belakang rumahnya, Desa Kemiri, Jabung.
Sadar hanya satu ekor sapi saja kurang, bapak tiga orang anak ini memberanikan diri pinjam uang di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung.
‘’Awalnya berniat mencari pinjaman, malah saya ditawari pelatihan menjadi peternak sapi,’’ ungkap Kholim, saat ditemui Malang Post di kediamannya.
Sejak saat itu, dia menjadi peternak di bawah pembinaan KAN Jabung. Kholim tentunya tak menyia-nyiakan kesempatan itu dengan serius mengikuti pelatihan, selama tiga bulan. Usai pelatihan, dia mendapat tambahan satu ekor sapi lagi, untuk diperah susunya.
Bedanya, pasca pelatihan, dia bisa memaksimalkan hasil susu dari sapi perahnya. ‘’Awalnya, setiap hari, seekor sapi bisa dapat lima liter susu. Bahkan kalau sapinya stres, dalam sehari juga tak mau mengeluarkan susunya,’’ ucapnya.
Bukan itu saja, susu perah yang dihasilkan, juga belum bisa memenuhi standar. Tapi semua itu tidak membuat dia patah arang. Terus mencoba, termasuk mengingat-ingat hasil pelatihan, sapi perah yang dimiliki Kholim, akhirnya bisa menghasilkan susu yang sesuai standar. Bahkan setiap hari, satu sapi bisa menghasilkan 15 liter susu.
Bisa menghasilkan 15 liter susu itu, merupakan hasil yang luar biasa. Rata-rata sapi di Indonesia, hanya menghasilkan enam hingga 10 liiter susu tiap harinya. Atas pencapaian prestrasi peternak binaanya itu, membuat KAN kembali memberikan tambahan tiga sapi lagi kepada Kholim, yang hanya tamatan SMA ini.
‘’Selain itu, oleh KAN juga pada awal Desember tahun 2012 lalu, saya dimasukan dalam ajang pemilihan peternak terbaik Nestle di Jakarta. Ternyata, saya masuk di dalam nominasi,’’ terang suami Mutmainah ini.
Akhirnya, pada Februari tahun 2013 kemarin, dia dinobatkan sebagai The Best Farmer Practice se Indonesia dari Nestle.
Pria asli Jabung ini, berhasil menyisihkan puluhan peternak lainnya di Indonesia. Kholim tidak hanya mendapatkan piagam penghargaan dan tropi dari Nestle, tapi juga beberapa hadiah lainnya. ‘’Sebelumnya saya tak menyangka dapat menyabet penghargaan itu,’’ ujarnya merendah.
Secara jujur, Kolim juga mengakui, satu ekor sapi bisa menghasilkan 15 liter susu setiap hari, susah-susah mudah. Intinya, kata dia, peternak harus mengerti keinginan sapi perah peliharaanya.
‘’Sapi pun mempunyai perasaan. Sama dengan manusia. Untuk itu, peternak harus mampu merasakan perasaan sapi ternaknya. Selain itu didukung dengan makanan, minuman, maupun vitamin yang baik pula,’’ bebernya.
Kesuksesan dari Kholim ini, patut ditiru oleh para peternak lainnya. Bahkan pihak KAN mengapresiasi atas prestasi yang didapatkannya. ‘’Ini merupakan pelajaran bagi para peternak lainnya, yang merupakan binaan kami. Terutama bagi generasi muda, yang jangan takut untuk melakukan usaha ternak,’’ terang Ali Suhadi, Ketua 1 KAN Jabung. (binary gumilang)