KPU Bagi Kartu, Tim Sukses Siapkan Perhitungan Cepat

KPU dan tim pemenangan semua calon wali kota dan wawali Kota Malang, sedang berada di waktu paling sibuk. KPU menuntaskan persiapan coblosan, sedangkan tim pemenangan, mati-matian memenangkan calonnya dengan mengetahui hasil penghitungan suara secepat-cepatnya. Bagaimana kesibukan  jelang coblosan besok?

Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Klojen, bagai sedang diuber waktu. Hari mereka, nyaris tak ada waktu beristirahat. Kemarin petang, Ketua PPK Klojen, M Kusholikudin dan teman-temannya masih bergelut dengan persiapan.
‘’Sedang persiapan pendistribusian surat suara. Surat suara mulai didistribusi besok jam 08.00 WIB sampai malam hari,’’ terangnya ditengah menuntaskan berbagai persiapan distribusi surat suara.
Mendistribusikan surat suara, bukan pekerjaan yang bisa disepelekan. Ada perhitungan sendiri. Kendati ditengah kota, tapi butuh ketepatan waktu pengiriman surat suara dari kantor PPK ke PPS di tingkat kelurahan.  
‘’Kami menghitung perjalanan pengiriman surat suara ke PPS. Harus ada hitungan waktu, karena berkaitan dengan sistem pengamanan,’’ jelasnya.
Selain itu, lanjut Kusholikudin, saat surat suara tiba di kelurahan, harus ada petugas yang stand by. Artinya jangan sampai surat suara tiba, tapi petugas tidak sedang berada di lokasi.
Perhitungan waktu pengiriman surat suara terbilang vital. Sebab harus mengetahui efektivitas waktu pengiriman dimulai dari PPS mana. Pasalnya semua surat suara harus tiba di PPS hari ini. ‘’Sehari kemudian, surat suara sudah harus didistribusikan. Karena itulah harus tepat waktu,’’ ucap dia serius.
Sebelum mengirim surat suara, petugas PPK harus berjuang mencari alamat para pemilih yang sudah masuk dalam daftar pemilih tetap. Petugas wajib memberi undangan kepada para pemilih agar datang ke TPS.
Undangan pemilih pun wajib diberikan kepada yang bersangkutan yang tercatat dalam kartu pemilih. Sesuai nama dan alamat. Tak boleh dititipkan kepada orang lain. Kalau pun sudah pindah alamat, maka undangan pemilih hanya bisa dititipkan kepada RT. ‘’Harus dititipkan ke RT karena pemilih sudah terdata,’’ katanya.
Memang ada pemilih yang sudah pindah alamat setelah didata sebagai pemilih. Untuk itu, petugas harus kerja ekstra keras mencari tahu kemana si pemilih  pindah alamat.
Ketua KPU kota Malang, Hendry ST MT memastikan, hari ini adalah waktu yang tak boleh terlewatkan begitu saja. Semua persiapan sudah harus tuntas. Pemilih tinggal menggunakan hak pilihnya pada Kamis besok.
Kendati mempersiapkan seluruh tahapan secara matang, KPU tak menyediakan penghitungan cepat pada pemilukada tahun ini. Berbeda dengan lima  tahun lalu, disiapkan penghitungan cepat.
Namun demikian, para tim pemenangan sudah mengantisipasi. Ini sekaligus menambah kesibukan tim pemenangan selain wajib gerilya mengumpulkan suara sebanyak-banyaknnya untuk calon yang diusung.
Tim pemenangan calon wali kota dan wawali Kota Malang, Sri Rahayu-Priyatmoko Oetomo (Sr-MK), Heri Pudji Utami - Sofyan Edi Jarwoko (DaDI) dan Agus Dono-Arif HS (DOA) misalnya sudah menyiapkan penghitungan cepat.
Tim SR-MK memaksimalkan saksi di setiap TPS. Ketua Tim Pemenangan SR-MK, Sri Untari mengatakan saksi yang siapkan sebanyak 2.404  orang menjadi bagian dari sistem penghitungan cepat.
‘’Mereka sudah dibekali pengetahuan dan teknisnya. Nanti setelah penghitungan di TPS selesai, masing-masing saksi kami mengirim perolehan suara ke posko pemenangan menggunakan SMS,’’ kata Untari.
Karena itulah, lanjut dia, kondisi ponsel semua saksi saat penghitungan suara harus on dan siap bekerja. Agar pekerjaannya berjalan maksimal, para saksi itu sudah dibekali pengetahuan teknis yang cukup.
Begitu juga dengan kesiapan DaDI. Direktur Pemenangan DaDI, Yoestiadji mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sistem penghitungan cepat. ‘’Kami sudah siapkan. Ditangani oleh media center yang didalamnya terdapat tim IT. Mereka yang melakukan persiapan dan pelaksanaannya,’’ jelasnya.
Penghitungan cepat, kata Yoestiadji, akan dimulai saat penghitungan suara di TPS dimulai. Petugas yang ada di  TPS langsung mengirim informasi tentang perolehan suara di masing-masing TPS.
Ketua Tim Pemenangan DOA, Achjadi pun memastikan sudah mempersiapkan teknis penghitungan cepat. Yakni mengandalkan para saksi yang disiagakan di TPS. DOA menyiapkan 1.500 orang saksi yang juga ditugaskan melaporkan perolehan suara di TPS masing-masing.
‘’Dari laporan di setiap TPS dikirim ke call center kami. Nanti akan diketahui perkembangan perolehan suara hingga selesai,’’ pungkasnya. (vandri battu)