Dibalik Keikutsertaan “El Loco” Gonzales dalam Parodi Show

SOSOK garang Christian Gonzales yang berjuluk El Loco atau Si Gila yang jadi kecintaan publik Arema Indonesia memang cukup eksis di dunia selebriti. Bintang iklan dan pemain sinetron sudah dijalaninya. Sekarang, Si Gila sedang terlibat dalam charity parodi live Show Ironman Kepincut Kendedes yang segera  dihelat bulan Juli depan.  Bagaimana kisah dibalik keterlibatan sang bomber Singo Edan dalam parodi amal untuk anak yatim itu?

Suasana Monopoli Cafe daerah Oro-Oro Dowo tampak ramai siang itu. Belasan orang tampak mengenakan seragam yang tidak biasa. Ada gambar frame bintang dengan foto Christian Gonzales, bomber Arema Indonesia sedang mengacungkan jarinya di depan mulut sambil menegadah ke atas. Pose ini biasa ditampilkan El Loco saat selebrasi usai mencetak gol.
Pemakai kaus biru bergambar El Loco bukan penggemar biasa. Mereka adalah anggota komunitas Sego Bungkus, yang menggandeng Christian Gonzales dan keluarga, untuk ikut dalam Parodi Show untuk anak yatim dan bersifat amal, yakni berjudul Ironman Kepincut Kendedes, yang dihelat awal bulan  Juli depan.
Gonzales dan keluarga, yakni Eva serta dua anaknya pun ikut hadir di Monopoli Cafe untuk menemui wartawan. Keluarga Gonzales datang demi menjelaskan kepada awak media soal tujuan keikutsertaan pesepakbola bernomor punggung 10 itu di Ironman Kepincut Kendedes.
Namun, kepada Malang Post, Gonzales mengungkapkan, bahwa awalnya ia tak mau terlibat dalam produksi parodi show itu. “Saya ini pemain bola, bukan artis. Saya malu kalau disuruh main yang begitu-begitu, saya gak bisa,” ungkap El Loco ketika diwawancara. Gonzales sempat enggan ikut parodi show yang dibintangi oleh banyak artis seperti Vega, Wendy Cagur hingga Jojon itu.
Meski dia sudah biasa main sinetron dan menjadi bintang iklan, parodi show yang dihelat secara live bukan keahlian Gonzales. Pesepakbola naturalisasi berdarah latin, Uruguay itu mengaku belum pernah sama sekali terlibat produksi live parody show, semacam opera sabun.
“Saya belum pernah sama sekali main seperti itu,” terangnya. Namun, ada satu sosok yang berjasa merayu Gonzales agar mau terlibat dalam produksi parodi show Ironman Kepincut Kendedes. Sosok yang mampu meluluhkan hati topskor sepanjang masa Persik Kediri itu tak lain adalah sang istri, Eva Nurida Siregar-Gonzales.
Eva yang menjelaskan kepada Gonzales bahwa parodi show ini bersifat non profit dan tidak memberi bayaran untuk para pemainnya. Butuh sekitar lima hari bagi Eva untuk meyakinkan suaminya. Tapi, yang akhirnya bikin Gonzales hancur hati adalah, ketika mendengar parody show digelar sebagai acara amal, untuk lebih dari 1000 anak yatim piatu.
Hati striker yang sangat disegani di atas lapangan oleh para pesepakbola nasional itu langsung luluh, mendengar bahwa ada ribuan anak yatim yang bakal dihibur, oleh aksinya di atas panggung. Gonzales sendiri adalah pria yang tampak keras di luar, tapi sebenarnya sangat perhatian dan lembut di dalam.
Sehingga, ia langsung berbalik 180 derajat dari ogah-ogahan menjadi bersemangat untuk produksi parody show awal Juli nanti. ”Saya tunggu masyarakat di Malang untuk nonton aksi sosial bagi anak-anak yatim ini, mohon bantuannya,” ujar El Loco. Sementara itu, dari bocoran panitia mengungkapkan bahwa  pesepakbola berusia 36 tahun ini bakal mengenakan kostum Ironman sepanjang acara parody.
Dyah Ayu S, panitia yang juga anggota komunitas Sego Bungkus, pengagas acara, mengungkapkan, akan ada adegan sang bomber Singo Edan terbang di atas panggung, untuk masuk dalam adegan. ”Ini bocorannya, agar masyarakat semakin penasaran nonton,” tutupnya.(fino yudistira)