Liburan ala Keluarga Besar Dahlan Iskan di Kota Wisata

BERLIBUR dengan keluarga besar adalah kesempatan yang langka bagi Azrul Ananda, Dirut PT Jawa Pos Koran (Grup Malang Post). Selama dua hari, putra pertama Dahlan Iskan, Menteri BUMN ini berlibur di Kota Wisata Batu. Termasuk sang adik, Isna Fitriana.

Jarum jam menunjukkan pukul 09.30 ketika rombongan dari Malang Post tiba di Rumah Jambuluwuk Kota Batu, hotel tempat keluarga Azrul Ananda menginap, kemarin.
Rombongan Malang Post datang ke Jambuluwuk, karena sudah memiliki jadwal menemani Azrul dan keluarganya menikmati wisata di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2.
Begitu rombongan sampai pada hotel unik yang dibangun di lereng bukit dengan ketinggian lebih 1.050 di atas permukaan laut tersebut, tamu istimewa itu, sedang menikmati fasilitas yang ada.  
Selama di Batu, selain Azrul bersama istri Ivo Ananda dan ketiga anaknya, ikut juga Isna Fitriana, sang adik dengan suaminya Tatang Martadinata dan ketiga anaknya. Mereka menginap di Villa Gedong Agung, tempat tertinggi di Jambuluwuk.
‘’Ternyata sebelum ke Secret Zoo, Mbak Isna ingin bermain bermain flying fox terlebih dahulu. Putra-putranya ingin merasakan olahraga ekstrim itu,’’ ungkap Pemimpin Redaksi Malang Post, Sunavip Ra Indrata.
Flying fox itu, salah satu fasilitas di hotel itu. Sekadar diketahui, flying fox di Jambuluwuk sangat berbeda dengan flying fox yang ada di Kota Batu.
Flying fox berada di titik tertinggi dengan panjang sekitar 180 meter. Dari titik nol itu, flying fox melintas di atas villa-villa, lapangan, lembah, aula menuju titik lebih rendah.
Ayrton Senninha Ananda, anak pertama Azrul Ananda dan saudara sepupu ikut menikmati flying fox. Meski fasilitas itu cukup tinggi, mereka malah senang meluncur deras menggunakan tali itu. ‘’Lagi...lagi... Aku tidak takut,’’ ucap bocah lima tahun ini.
Isna dan Ivo yang mengawal langsung putra-putra mereka hanya tersenyum. Termasuk meluluskan permintaan mereka, yang ketagihan bermain flying fox secara tandem tersebut.
‘’Ini melatih keberanian mereka. Toh, instrukturnya sangat profesional. Jadi kenapa harus takut. Safety-nya pasti sangat terjaga,’’ papar Isna.
Siang harinya, anak dan cucu Dahlan Iskan ini baru menikmati Batu Secret Zoo di Jatim Park 2 Kota Batu. Bagi mereka, Batu Secret Zoo bukan hal yang baru karena sudah beberapa kali datang. Hanya saja mereka tidak pernah bosan menikmati segala fasilitas yang ada di lokasi wisata buatan terbesar di Kota Batu ini.
‘’Ini salah satu tempat yang paling saya sukai. Suasananya sangat indah. Penataannya sangat internasional. Tidak kalah kebun binatang di Singapura,’’ kata Azrul, alumni California State University Sacramento ini.
Selama berada ke wahana Batu Secret Zoo, keluarga besar menteri BUMN ini, menggunakan e-Bike yang sudah disiapkan Malang Post dan Manajemen Jatim Park 2. Satu persatu wahana yang ada tidak lepas dari mereka.
Batu Secret Zoo memiliki berbagai satwa unik, seperti monyet terkecil di dunia, kura-kura dan tikus terbesar di dunia. Di bagian Reptil Garden di dalam kebun binatang terdapat beberapa jenis binatang melata seperti buaya dan ular.
Wahana akuarium menampilkan beberapa spesies ikan, air tawar maupun air laut. Mereka juga menjumpai berbagai jenis burung di Wahana Savannah, harimau dan singa putih.
Selain berbagai satwa, di Batu Secret Zoo terdapat beberapa permainan, wahana Happy Land dan Fantasy Land. Mereka juga menikmati patung Gorila serta kapal Nabi Nuh.
Sebelum datang ke Batu Secret Zoo, mereka sudah menikmati suasana BNS malam harinya. Wahana paling favorit bagi mereka di BNS adalah sepeda udara.
Menggunakan fasilitas itu, mereka bisa mengayuh sepeda pada ketinggian sehingga bisa melihat hampir semua wahana yang ada di BNS. Apalagi wahana tersebut selalu dilengkapi lampu warna-warni sehingga menjadikan suasana semarak.
Sama halnya dengan pengunjung lainnya, mereka sama sekali tidak mau diistimewakan. Termasuk ketika ingin menikmati wahana yang ada, mereka tetap antre, seperti pengunjung yang lain. Plus membeli tiket, sesuai harga yang tertera.
Padahal sebagai keluarga pejabat tinggi negara, bisa saja Azrul maupun Isna, menikmati fasilitas. Namun tampaknya hal itu jauh dari pikiran mereka.
‘’Ah, saya ini sama dengan turis yang lain. Kenapa harus dibedakan. Saya ingin menikmati liburan di Batu. Mumpung ada waktu. Jadi, tidak perlu ada perbedaan dengan pengunjung yang lain,’’ papar Azrul.
Selama menikmati suasana Kota Batu, Azrul Ananda dan keluarga selalu didampingi crew redaksi Malang Post. Selain Pimred Sunavip Ra Indrata, ada juga Sumarga Nurtantyo, Febri Setyawan, Guest Gesang, Bagus Ary Wicaksono Poy Heri Pristianto dan Muhammad Firman. (febri setyawan)