Tentukan Pilihan Jelang Tutup, Angka Nanggung Bikin Bingung

Merekam Detik-Detik Akhir PPDB Online Kota Malang

SELAMA empat hari pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online, telah digelar di Kota Malang (1-4/7). Penutupan pendaftaran kemarin, benar-benar membuat sibuk panitia PPDB di sekolah. Banyak pendaftar yang sengaja mendaftar di detik-detik akhir pendaftaran.
Pukul 13.00 WIB kemarin, halaman SMAN 4 Malang masih terlihat ramai oleh pendaftar. Mayoritas adalah orang tua yang mengantarkan anaknya mendaftar di PPDB online Kota Malang.
Ada yang sibuk menelpon sambil memantau pergerakan passing grade di sekolah yang dituju. Ada pula yang serius membuka laptop dan melihat situs PPDB online.
Menariknya lagi, banyak pula yang masih membawa formulir pendaftaran meski waktu untuk mendaftar kurang 15 menit saja. PPDB online ditutup pendaftarannya pada pukul 14.00 WIB.
‘’Dimohon untuk para pendaftar segera memasukkan formulirnya, karena waktu mendaftar tinggal 15 menit lagi,’’ ungkap panitia PPDB online di SMAN 4 melalui pengeras suara.
Disisi lain, terlihat sejumlah ibu-ibu yang sedang serius berbicara dengan anaknya. Mereka masih saja bertahan dengan formulir di tangan sambil sesekali melihat di website PPDB online.
‘’Makanya kamu punya nilai jangan nanggung begini. Kalau tinggi sekalian tinggi, kalau nilainya jelek sekalian jelek,’’ gurau sang ibu yang disambut senyum masam sang anak.
Ada juga yang terlihat tergopoh-gopoh keluar dari SMAN 4 dan hendak menuju SMAN 1, yang berada disamping SMAN 4. Rupanya ibu dari siswa bernama Baiq itu, optimis nilai putranya masih bisa menembus rayon 2.
‘’Kurang 10 menit lagi, saya pindah ke rayon 1 saja. Karena formulir belum saya masukkan di rayon 2,’’ kata dia.
Operator PPDB online SMAN 4, Hendri Dwi Prihatmoko mengungkapkan, dirinya sudah memprediksi akan terjadi lonjakan pada penutupan pendaftar di hari terakhir. Masyarakat sangat berhati-hati supaya tidak sampai rugi karena salah memilih rayon. Tak hanya meja operator yang masih antre dengan pendaftar, meja informasi maupun pengambilan formulir di SMAN 4 kemarin juga masih diserbu.
Gazebo sekolah yang cukup luas membuat para orang tua pun kerasan dan santai sambil menunggu detik-detik akhir pendaftaran ditutup.
Di SMAN 3, panitia terlihat sibuk membantu pendaftar yang akan memverifikasi formulirnya. Meski waktu pendaftaran kurang 5 menit, tapi puluhan orang masih saja bertahan dengan formulir di tangannya. Mereka berharap nilai pas-pasan yang dimiliki anaknya bisa beruntung menembus pagu SMAN 3.
‘’Rata-rata nilai anak saya hanya 8,7, saya lihat passing grade terbawah di SMAN 3 bertahan di 8,5 di detik akhir pendaftaran, saat itulah saya berani memasukkan formulir anak saya,’’ ujar salah satu orang tua bernama Yani.
Wanita berkerudung itu terlihat terus berdoa agar nilai anaknya tetap bertahan di pagu SMAN 3. ‘’Kakaknya sudah ada di SMAN 3, biar bareng pulang perginya dan tidak terlalu jauh dari rumah,’’ ujarnya.
Panitia PPDB online SMAN 3, Nasikin yang bertugas menjadi pemandu pendaftar terlihat berlarian kesana kemari. Ia tak bosan mengingatkan orang tua yang masih membawa formulir dan belum memasukkan pada operator.
‘’Berdoa saja supaya tidak ada pergerakan lagi, karena meski di SMAN 3 sudah sepi tapi siapa tahu ada yang memasukkan formulir melalui SMAN 10 atau SMAN 6,’’ ujarnya kepada orang tua yang masih bingung.
Ia menuturkan, sejak pagi banyak orang tua yang mondar-mandir saja dan belum segera memasukkan formulir. Bahkan karena ada yang ragu tidak bisa diterima di SMAN 3, berpindah ke SMA tugu yang lain yaitu SMAN 1 dan SMAN 4 yang passing grade-nya dibawah SMAN 3.
‘’Tadi ada orang tua yang nilainya 8,9 tapi tidak berani memasukkan ke SMAN 3, ia pindah ke SMA tugu yang lain. Padahal sampai akhir pendaftaran terendah di SMAN 3 masih 8,566,’’ kata dia.
Tepat pukul 14.00 WIB, Waka SMAN 3, Ahmad Dillah mengumumkan bahwa pendaftaran sudah ditutup. Masyarakat yang mendaftar masih saja enggan beranjak dari halaman sekolah. Mereka masih terlihat tegang melihat di layar LCD yang disiapkan untuk bisa memantau pergerakan passing grade PPDB online.
‘’Semoga tidak bergerak lagi, nama saya sudah dekat dengan passing grade bawah,’’ gumam seorang siswa yang terlihat serius di depan layar.
Sistem rayonisasi yang diberlakukan tahun ini memang membuat masyarakat dituntut memasang strategi. Terutama bagi mereka yang tugu minded. Sebab pendaftar yang sudah menentukan pilihan di SMAN 3 tidak bisa memilih SMAN 4 atau SMAN 1 karena tidak berada dalam satu rayon.
Karena itulah banyak orang tua yang sengaja mendaftar di detik terakhir untuk menentukan di rayon mana ia akan memasukkan formulirnya. Rencananya hari ini pukul 10.00 WIB pengumuman pendaftaran akan dilaksanakan di sekolah. (lailatul rosida)