Mantan Anggota Dewan yang Aktif di Dunia Olahraga

DI dunia politik dan olahraga di Kabupaten Malang, siapa yang tidak kenal dengan sosok Agus Bintoro. Selain pernah aktif sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang, dia adalah Wakil Ketua KONI. Bahkan, sekarang dia juga masih aktif sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan di Kecamatan Tumpang. Bagaimana kiprahnya di dunia olahraga?

Seluruh pengurus KONI Kabupaten Malang, kemarin siang berkumpul di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Mereka melakukan tasyakuran dengan potong tumpeng setelah sukses memenuhi target menyabet peringkat III di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV di Madiun, Juni lalu.
Dari seluruh pengurus yang hadir, penampilan yang sedikit berbeda ada pada diri Agus Bintoro. Mas Bin, begitu dia akrab disapa ini terlihat mencolok. Itu karena rambutnya yang sekarang dicukur habis (gundul). Padahal sebelum berangkat ke Madiun, rambutnya masih panjang.
Ya, cukur gundul itu karena nadzar-nya jika KONI Kabupaten Malang, sukses menaikkan peringkat dari sebelumnya peringkat V menjadi peringkat III. ‘’Begitu target itu terpenuhi, ya saya akhirnya cukuran,’’ kata Mas Bin, sembari tertawa.
Bagi orang yang belum kenal dekat dengan Agus Bintoro ini, mungkin akan beranggapan bahwa dia hanyalah orang biasa. Itu karena kepribadiannya yang kalem serta murah senyum. Namun di balik itu, ternyata warga Desa/Kecamatan Tumpang ini sebelumnya adalah mantan atlet pencak silat tingkat mahasiswa pada tahun 1990.
Bahkan, karena prestasinya yang saat itu luar biasa, pada 1992 dia diangkat menjadi pelatih pencak silat di Universitas Brawijaya. Kemudian menjadi wasit juri di Jawa Timur pada 1998 – 2002.
‘’Pada tahun 2002 itu, saya juga diangkat sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Malang sampai sekarang ini,’’ ujar bapak tiga anak ini.
Sukses di dunia olahraga, pada 2004, Mas Bin mencoba masuk ke dunia politik. Dia mencoba meningkatkan karier dengan menjadi anggota DPRD Kabupaten Malang. Karena kiprahnya pada dunia olahraga yang cukup cemerlang, dia pun terpilih dan menjadi anggota DPRD periode 2004 – 2009.
Namun selepas menjadi anggota DPRD,  Mas Bin mencoba mengabdikan diri pada olahraga dengan bergabung di kepengurusan KONI Kabupaten Malang dan terpilih sebagai wakil Ketua pada 2011. Alasannya karena terpancing jiwanya yang memang olahragawan. Meski di samping itu, dia juga masih disibukkan dengan kegiatan politik.
‘’Hati saya ini sudah tidak bisa dipisahkan dengan dunia olahraga. Makanya saya bertekad dan bermimpi untuk terus meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Malang. Hal itu, karena Kabupaten Malang banyak melahirkan bibit atlet professional,’’ ungkapnya.
Satu hal yang membuat Mas Bin bangga pada Porprov IV di Madiun lalu. Dia menemukan atlit jalan cepat yang mengalami broken home karena orangtuanya yang berpisah.
‘’Meski hanya protolan SD dan jualan kue keliling serta menjadi atlet dadakan, namun dia bisa merebut emas. Dan itu yang membuat saya bangga,’’ tambahnya. (agung priyo)