Aktivitas Pemain Arema Saat Jalani Ibadah Puasa

RUTINITAS latihan Arema Indonesia, tak membuat penggawanya kehilangan semangat untuk menjalankan ibadah puasa. Ramadan, malah jadi kesempatan pembuktian bagi penggawa Singo Edan untuk menunjukkan profesionalitas dalam meniti karir di dunia sepakbola. Bagaimana cara pemain dan pelatih Arema hadapi rutinitas latihan dengan perut kosong tak terisi?

Matahari mulai melorot di ufuk barat, ketika para penggawa Arema Indonesia, menjalani latihan sore di lapangan Abd Saleh, sore kemarin. Dengan kondisi fisik yang menurun karena berpuasa, lembutnya cahaya matahari Malang, tetap berjasa menguras energi penggawa Singo Edan.
Ditambah lagi, rentetan materi latihan dari pelatih kepala Rahmad Darmawan (RD), membuat peluh Dendi Santoso dkk makin mengucur deras. Untungnya, beberapa hari ini, cuaca Malang cukup sejuk, sehingga para penggawa Arema cukup terbantu. Pemain klub berlogo singa itu tidak terlalu kepanasan sore kemarin.
Dengan menu latihan yang cukup memberatkan karena kondisi perut yang kosong, ternyata tak mengurangi aktivitas harian para penggawa Arema. Berbagai aktivitas pun dilakukan oleh tim. Salah satunya Hendro Kartiko. Pelatih kiper Arema ini memiliki beragam aktivitas meskipun puasa membebani fisiknya.
’’Ya aktivitas saya normal. Rutinitas pagi mengantar anak sekolah, siang saya jemput mereka, lalu persiapan latihan. Bahkan, usai latihan saya usahakan bisa salat tarawih bareng keluarga,’’ ungkap Hendro kepada Malang Post.
Aktivitas rutin mantan kiper timnas itu bahkan ditambahi dengan kegiatan di luar Arema. Hendro saat ini aktif dalam klub kesehatan. Dalam klub kesehatan yang bermarkas di Cengger Ayam 27 itu, mantan kiper Arema ini membantu anggota klub untuk mencapai berat badan ideal.
’’Di luar bola, saya aktif di klub kesehatan. Bantu orang naikkan atau turunkan berat badan. Bahkan saat puasa ini, justru banyak di klub,’’ ungkap Hendro. Aktivitasnya di klub kesehatan itu sudah berjalan cukup lama. Dikelola bersama sang istri, Erika, Hendro tak hanya menyasar kalangan bukan olahragawan saja.
’’Kita juga bantu olahragawan dan atlet untuk jaga kesehatan. Kita bantu atlet untuk hidup sehat,’’ ungkap pelatih kiper kelahiran Banyuwangi, 24 April 1973 itu. Dari klub kesehatannya, Hendro juga bisa mendapat penghasilan tambahan lewat berjualan produk kesehatan.
’’Tapi tujuan utama kita memang bantu orang bisa capai kesehatan idealnya. Cara teratur hidup sehat. Termasuk bagaimana caranya hidup sehat kala puasa. Makanan dan minuman apa yang boleh dikonsumsi saat berbuka,’’ sambung Hendro.
Bapak dua orang anak ini merasa tak terganggu meskipun harus melakoni berbagai aktivitas sambil berpuasa. Bahkan hingga kemarin, puasanya tidak pernah bolong.
’’Karena saat berbuka dan sahur, saya konsumsi makanan dan minuman yang terjaga gizinya. Ada juga suplemen dan vitamin untuk bantu naikkan kondisi. Jadi jalani puasa dengan lebih segar,’’ sambung Hendro.
Kala mantan kiper Persija itu memenuhi rutinitas puasanya dengan berbagai kegiatan, para pemain Arema lebih memilih melakukan recovery.
Yericho Christiantoko misalnya. Winger muda jebolan Akademi Arema ini memilih untuk jaga kondisi saat puasa dengan memperbanyak istirahat.
’’Saya istirahat saja. Karena takut kalau latihan kurang tenaga. Dengan kondisi perut kosong karena puasa, saya tak mau latihan terganggu. Jadi ya banyak tidur,’’ ungkap Yericho kepada Malang Post.
Sama halnya dengan Yericho, bek garang Arema, Munhar juga banyak mengurangi aktivitas hariannya. Andai tidak tidur, Munhar biasanya lebih banyak main Twitter dan mengupdate kegiatannya di jejaring sosial.
Aktivitas-aktivitas yang memancing tenaga keluar cukup banyak, juga dikurangi. Tak heran jika Munhar maupun Yericho, lebih banyak berada di mess pemain.
’’Biasanya saya tidur. Tapi sering juga main Twitter. Saat latihan, sebenarnya gak ada bedanya, antara puasa atau gak puasa. Sama-sama capeknya. Tapi karena latihan sore, kita bisa langsung buka, jadi gak kerasa,’’ kata Munhar. (fino yudistira)