Bukti Siswa Juga Miliki Jiwa Seni Tinggi

KERJA keras panitia Pagelaran Seni Citra SMAN 3  (PSCS) 2013 terbayar lunas dengan suksesnya acara. Panggung PSCS  di DOME UMM, Sabtu malam (28/9/13) menjadi bukti bahwa siswa SMAN 3 Malang tak hanya berhasil unggul dalam bidang akademis saja. Tetapi juga memiliki jiwa seni yang tinggi.

Sejak sore, antrean penonton menuju area konser sudah mengular. Makin malam tribun makin penuh oleh lautan penonton.  Kehadiran penyanyi muda cantik, Raisa memang menjadi magnet bagi  ribuan penonton. Ditambah performance Barry Likumahuwa  khusus memberi spirit jazz.
"Ini bukti bahwa anak-anak tidak hanya akademik saja yang bagus. Tapi bidang seninya juga patut diacungi jempol," ungkap Kepala SMAN 3, HM Sulthon M.Pd  kepada Malang Post.
Meski sebuah pentas seni (pensi) tapi suguhan di atas panggung PSCS sangat istimewa. Tak hanya dari artis ibu kota saja, para artis Smanti juga tampil memukau. Salah satunya adalah performace B Percussion yang mengusung musik tradisional dan modern. Penampilan ekskul yang baru dua bulan terbentuk itu tampil menyuguhkan nuansa Yogyakarta  ke atas panggung PSCS. Dengan balutan busana keraton dan aneka alat musik tradisional, grup ini berhasil mencuri perhatian penonton dan bahkan guru- guru Smanti yang memenuhi tribun undangan."Anak-anak sungguh luar biasa," ujar salah satu guru, Dra Ulil.
Tepuk tangan dan pujian juga dialamatkan untuk Ragilda yang tampil memukau dengan bandnya. Putri Kartini Malang Post itu membuktikan kualitas performance nya yang selalu dinanti di setiap panggung musik. Performance lainnya seperti teater, dancer, hingga orkestra juga tak kalah menawan. Termasuk saat teater spektrum mengajak penontonnya bergoyang Caisar.
"Teaternya menjiwai banget, ada humor horor dan yang seru goyang Caisar-nya. Tepuk tangan untuk Teater spektrum 12," ujar pembawa acara Ranti dan Aldi kompak.
Penonton benar-benar merasa puas, dengan suguhan acara yang begitu berkelas. Ya, PSCS yang bertema URBANIZE YOUR JAZZUALITY berhasil mendatangkan musisi kelas atas, Raisa dan Barry Likumahua Project (BLP).
Acara ini menjadi ajang showcase bagi para siswanya. Dari gelaran opening saja, siswa-siswi SMA 3 Malang menujukkan aksinya. Knight Furry, 7E, Whitelist, 9E, Soloist, B-Percussion, B- Choir, B-Best Dancer, B-Orchestra dan masih banyak lagi, yang menjadi pembuka dalam acara tersebut. Menariknya, B-Orchestra tampil pertama kalinya di hadapan publik umum.
Pukul 21.30 WIB penonton yang hadir di memenuhi sudah meneriakkan nama BLP dan Raisa. Setelah 10 menit, BLP hadir menyapa penonton. Band yang mengusung musik fusion jazz tersebut benar-benar tampil apik.‘’Kami senang sekali bisa manggung kembali di Malang ini setelah 2 tahun lamanya,” sapa Barry Likumahua.Sebagai frontman, ia  memang selalu ada akal untuk mencairkan suasana. Dia selalu mengeluarkan candaan dan beberapa kejutan. Aransemen theme song Angry Bird dan lagu dari boy band cilik Coboy Junior, Kamu, menjadi kejutan itu. Sontak penonton pun iku bergoyang dan bernyanyi bersama
Tujuh lagu andalan milik BLP seperti, Generasi Sinergi, Good Speller, Ingin Mati Saja, Cinta Abadi dan lagu nasional Indonesia Pusaka di suguhkan untuk penonton. Atmosfer pun berlanjut ketika Raisa bersiap untuk tampil. Laki-laki dan perempuan berteriak histeris meneriakkan namanya.
Raisa pun tampil cantik di ribuan penonton. Pergilah, Melangkah, Bye Bye, Terjebak, Apalah Arti Mencinta, Could It Be dan dua lagu milik Marcell, Firasat dan Duffie, Mercy disuguhkan khusus oleh Raisa untuk penonton malang. (rosi/muhamad firman)