Properti Menari Hilang, Kenalkan Ratusan Lokasi Wisata

Kodew Ngalam Jadi Duta Pariwisata Indonesia 2013
Anak-anak muda di Kota Malang, terus berkibar di Indonesia. Terbaru, mahasiswa Universitas Brawijaya, terpilih sebagai Duta Pariwisata Indonesia 2013 di Banda Aceh. Adalah Saza Azizah Anindyo, yang bakal menjadi garda terdepan, memperkenalkan potensi wisata di Indonesia. Bagaimana ceritanya?
Promosikan pariwisata melalui caramu sendiri. Karena pada dasarnya, all of us are tourism ambassador.
Begitu pesan Saza Azizah Anindyo, Duta Pariwisata Indonesia 2013 yang baru terpilih pada 17 November lalu itu, kepada para pemuda Indonesia. Anin, sapaan akrabnya, menghimbau warga Indonesia agar lebih mencintai budaya Indonesia.
‘’Jangan sedikit-sedikit ke luar negeri kalau ingin berwisata,’’ tutur Anin. ‘’Di Indonesia, juga banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Di wilayah Jawa Timur saja, sekitar 300 lebih lokasi pariwisata,’’ lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, wanita yang juga tercatat sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya ini menceritakan, kisahnya selama menjalani masa karantina pemilihan Duta Pariwisata Indonesia 2013, di Banda Aceh.
‘’Menyenangkan sekali. Bisa bertemu dengan teman-teman dari semua provinsi di Indonesia,’’ papar wanita kelahiran Malang 19 Juli 1993 itu.
Anin berkisah, dari cerita-cerita yang dilontarkan teman-temannya selama karantina, ia merasakan kebahagiaan tersendiri. ‘’Banyak potensi-potensi dari Indonesia di berbagai daerah,’’ tandasnya.
Kebahagiaan itu tak bisa dilupakan oleh Anin. Ada kebersamaan dan solidaritas yang ia rasakan dalam karantina yang dilakukan pada 12-18 November di Hotel Hermes itu. ‘’Kita disana guyup banget. Seneng banget semua seperti saudara sendiri,’’ imbuhnya.
Ditanya tentang perasaannya setelah terpilih sebagai Duta Pariwisata Indonesia 2013, Anin mengaku terharu. Dalam even grand final yang dilaksanakan pada tanggal 17 November tersebut, Anin berpasangan dengan Alvive Stefan Widjaja yang sama-sama mewakili Jawa Timur.
‘’Sulit sekali untuk menjadi pemenang. Karena sistem lombanya sepasang dengan putra. Jadi benar-benar harus solid kerjasamanya. Kudu struggle dan enggak boleh banyak clash,’’ jelasnya.
Dari even itu, wanita berparas cantik itu bisa mendapat ilmu dan mengambil hikmah. ‘’Banyak ilmu baru. Saudara baru. Yang jelas, kerja keras kami berbuah manis. Mulai dari properti tarinya hilang, over baggage sampai 29 kg,’’ kata Anin sambil tertawa. ‘’Yang jelas semakin bangga jadi anak Indonesia,’’ tegasnya.
Kedepan, Ia berharap bisa menjalankan tugas dengan baik. ‘’Jatim bisa dikenal masyarakat luas, duta wisata bukan hanya bertugas promosi. Tapi juga bisa memberikan pemahaman tentang sadar wisata pada masyarakat,’’ harapnya.
Untuk itu, Ia akan berjuang sekuat tenaga sejauh dia bisa. ‘’Itu sudah kewajiban dan tugas saya. Sekalipun seandainya saya bukan Duta Pariwisata, tetap harus memberi kontribusi bagi pariwisata Indonesia,’’ pungkasnya. (Muhammad Choirul)