Murah di Bugis Street Market, Branded di Bugis Junction

SINGAPURA surga belanja. Ungkapan ini sama sekali tidak salah bila disematkan pada negara yang luasnya tak sampai seperlima dari Kabupaten Malang itu. Orchad Road, Little India, Lucky Plaza hingga Mustafa Centre adalah tempat jujugan wisatawan dunia ketika belanja ke Singapura. Namun, ada satu lagi daerah belanja super murah di Singapura yang tak kalah ramai. Bugis District.

Kebanyakan wisatawan luar negeri, termasuk Indonesia, selalu diarahkan ke Little India, Mustafa Center ataupun Orchad Road. Tak heran, nama Bugis sendiri belum terlalu mahsyur di kalangan wisatawan luar negeri yang mampir ke Singapura.
’’Jika cari barang mahal, maka datanglah ke Orchad Road. Jika cari barang murah, maka datanglah ke Bugis.’’ Ungkapan ini keluar dari bibir AR Abdullah, tour guide rombongan wisata Malang Post bersama Kirana Tour and Travel ke Singapura pada 20-22 November 2013 lalu.
Pria 71 tahun ini pun sempat membawa keduabelas anggota keluarga Malang Post untuk menjelajahi pusat belanja yang terletak di area selatan pulau utama Singapura ini. Sri Nugroho, Jon Soeparijono, Ismadi, Reni SP, Sinyo Suwignyo, Noer Adinda Zaeni, Shuvia Rahma, Agung Priyo, Vandri Van Battu, Slamet Prayitno, Fino Yudistira dan Febrike Woro Anjarsari dipandu Abdullah untuk mengitari pusat belanja ini.
Di area ini, terdapat beberapa titik yang menjadi pusat belanja. Mulai dari yang berkonsep pasar, hingga mall mewah yang menjual barang-barang untuk kalangan menengah atas. Untuk yang membawa uang pas-pasan, Bugis Street Market adalah jujugan yang paling tepat.
Tak seperti kebanyakan pasar, Bugis Street Market tertata dengan apik. Meski banyak pedagang yang menggelar dagangannya hingga ke luar stan, namun tidak sampai mengganggu jalan. Kondisi ini membuat pengunjung Bugis Street Market jadi lebih nyaman berbelanja.
”Di sini adalah tempat yang pas untuk membeli oleh-oleh Singapura. Ada kaos, gantungan kunci, dan souvenir lainnya. Harganya pun sangat terjangkau. Rata-rata pedagang membanderol barang dengan harga borongan senilai SGD 10. Gantungan kunci misalnya, SGD 10 bisa dapat 10 pieces untuk yang kualitas bagus atau 25 pieces untuk yang biasa. Untuk kaos, biasanya SGD 10 dapat tiga potong,’’ ungkap pria yang akrab disapa Opa tersebut.
Di kawasan ini juga, pengunjung bisa menikmati jajanan khas warga Singapura. Ada roti isi daging, sate sosis, tempura, kacang goreng hingga minuman sari buah dengan harga rata-rata SGD 1. Jika beruntung, pengunjung juga bisa menjumpai buah durian dan menikmatinya di tempat.
Selain pasar, di kawasan Bugis juga terdapat beberapa mall, antara lain Bugis Plus dan Bugis Junction. Berbeda dengan mall kebanyakan yang berdiri sendiri, Bugis Plus dan Bugis Junction adalah dua tempat yang dijadikan satu. Ada jembatan yang menjadi perantara Bugis Plus dan Bugis Junction. Bugis Plus dikenal masyarakat lokal sebagai mall yang mendatangkan artis internasional untuk jadi tempat konser.
David Archuleta, penyanyi asal Amerika Serikat pernah konser di mall yang menjadi bagian penting dari ramainya Bugis Street. Meskipun bukan mall terbesar di Singapura, Bugis Plus memiliki sekitar 150 tenant yang menawarkan produk cukup beragam. Kebanyakan, Bugis Plus menyajikan tempat makan, karena sering jadi tempat nongkrong anak muda.
Lalu, Bugis Junction adalah kombinasi antara tempat shopping, kantor pencakar langit dan juga hotel, yakni Inter Continental Singapore Hotel. Berbeda dengan Bugis Plus yang diresmikan pada 2012, Bugis Junction adalah bangunan lama yang pembangunannya selesai pada 1995.
Menariknya, Bugis Junction adalah pusat perbelanjaan pertama di Singapura yang beratapkan kaca. Kesan belanja di alam terbuka pun disajikan oleh Bugis Junction. Kalau boleh dibandingkan, mungkin hanya Paris Van Java di Bandung saja yang konsep mall-nya mirip dengan Bugis Junction.
Tenan yang ditawarkan oleh Bugis Junction lebih kepada barang fashion dan aksesoris. Penggemar sepatu orisinil seperti Vans dan New Balance bisa mendapatkan produk favoritnya di Bugis Junction. Suvenir khusus seperti DC Comics dan Akihabara Product ternyata juga ada di Bugis Junction. (fino yudistira/nda)