Sepasang Calon Pengantin yang Jadi Korban Rafting Maut

Rencana Ilham Deli (33) dan Riki Kiki Anggian (24), berlibur di Kota Batu, berubah menjadi petaka. Padahal, dua sejoli ini, bakal melangsungkan pernikahan. Rencana itupun pupus, karena keduanya menjadi korban derasnya air sungai Brantas, Jumat (28/2) kemarin.

Ilham dan Kiki, sepertinya benar-benar sudah sehidup semati. Mereka tidak saja sudah berikrar untuk segera hidup bersama. Tapi keduanya, juga sama-sama ketika menjemput maut. Keduanya, ditemukan tak berjauhan. Di Bendungan Sengguruh Kepanjen, Kabupaten Malang.
Awalnya, Kiki yang ditemukan terlebih dahulu. Tak berapa lama kemudian, tim SAR baru menemukan Ilham. Sepertinya, dua muda-mudi ini, memang ‘ingin’ disandingkan. Apalagi dari tiga korban hilang, satu korban lainnya, Lia Aprianti, belum berhasil dilacak.
Zulkarnain, kakak Ilham, menyayangkan kejadian tersebut. Meski dia mengakui, sang adik, tidak hanya sekali ini saja berlibur di luar kota. Sebelum berangkat, Ilham juga sempat pamitan akan berlibur dua hari di Kota Batu.
Namun, Jumat malam, dia mendapatkan kabar, adiknya terseret arus sungai brantas. ‘’Saya dihubungi oleh teman-temannya, Ilham terbawa arus sungai saat main rafting di Batu,’’ katanya saat dihubungi lewat telpon.
Hubungan Ilham dan Kiki, cerita Zulkarnain, sudah berlangsung lebih dari tiga tahun. Rencananya, Agustus nanti mereka naik pelaminan. Apalagi keluarga Kiki dan Ilham, sudah bertemu dan merestui hubungan keduanya.
‘’Maksudnya bulan Agustus, bukan minggu depan. Tidak benar itu kalau dikabarkan, minggu depan mereka menikah. Logikanya, kalau minggu depan, pasti keluarga melarang perjalanan jauh,’’ ungkapnya.
Kabar ditemukannya Ilham, didapatkan ketika dia mendatangi Mapolres Batu, untuk menyampaikan ciri-ciri adiknya. Tidak lama berselang, Zulkarnain mendapat kabar, ciri-ciri yang dia sebutkan, seperti jazad laki-laki yang ditemukan tim SAR. Sontak, dia pun berangkat ke RSSA untuk memastikan.
‘’Sudah ditemukan, Mas. Ini memang adik saya,’’ ujarnya dengan nada lesu, kepada Malang Post. Kabar duka itupun, langsung disampaikan ke keluarganya di Jakarta. Ilham sendiri, adalah putera pasangan Purnama dan Alm Maswani ini sudah meninggal dunia.
Semasa hidupnya, Ilham dikenal sebagai anak yang berbakti kepada orangtua dan keluarga. Saat ini, dia sudah bekerja di perusahaan swasta di Jakarta.
‘’Sedih pastinya, kalau ditinggal sanak saudara. Apalagi dia adik kesayangan saya. Tapi karena ini musibah, keluarga sudah mengikhlaskannya,’’ pungkasnya sembari meminta menutup telpon.
Rasa sedih itu, juga dirasakan teman-teman pasangan Ilham – Kiki, yang berhasil menyelamatkan diri saat Sungai Brantas banjir. Salah satunya Dendi Bawono. Dia tidak menyangka, berlibur itu justru berubah menjadi bencana.
‘’Sebenarnya saya tidak terlalu akrab dengan Ilham dan Kiki. Tapi keduanya memang enak diajak ngobrol dan cepat akrab sekalipun baru kenal,’’ akunya dengan mata berkaca-kaca.
Sebelumnya, 18 orang rombongan dari Jakarta ini, mengikuti rafting dengan jasa Batu Rafting. Mereka berangkat sekitar pukul 13.00 WIB dari base camp Batu Rafting, di Jalan GOR Perdamaian Kelurahan Temas. Dengan menggunakan lima perahu,  mereka memulai start dari dari Dam Torongrejo. Perjalanan baru 500 meter, ketika ada kabar banjir datang. Tiga perahu berhasil menepi dan menyelamatkan diri.
Sementara dua perahu yang terlebih dahulu berangkat, diterjang banjir dan terguling. Saat itu, di Kota Batu maupun daerah Pujon, memang terjadi hujan deras disertai angin sekitar pukul 13.20 wib. (miski al madurain)