Perkuat Daya Tangkal Terhadap Ancaman Kedaulatan NKRI

Dandim Letkol Inf Achmad Solihin saat apel pengecekan para peserta Karya Bhakti kemarin.

Karya Bhakti Kodim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu
Para prajurit TNI di bawah naungan Kodim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu kembali menunjukkan kepeduliannya. Bersama dengan seluruh lapisan masyarakat mereka mengadakan Karya Bhakti di Dusun Sempu Desa Gading Kulon Kecamatan Dau, kemarin. Kegiatan itu sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin memperkokoh daya tangkal terhadap ancaman maupun gangguan yang berpotensi merusak kedaulatan NKRI.
Ratusan anggota TNI tampak bersiaga dan menggelar apel di salah satu area perumahan yang berada di Dusun Sempu Desa Gading Kulon Kecamatan Dau, pagi (7/8/14). Mereka berkumpul bukan untuk melakukan pengamanan maupun sidak terhadap dugaan keberadaan organisasi radikal Islamic State of Iraq dan Syria (ISIS) di tempat tersebut.
Melainkan bersama unsur Kepolisian, Muspika Dau, Ormas, Organisasi Kepemudaan, Aremania dan seluruh lapisan masyarakat lain menggelar karya bhakti. Yakni dengan melakukan kegiatan bersih-bersih di sejumlah tempat maupun fasilitas umum. Seperti sekolah, kantor desa,  tempat ibadah, masjid maupun musala dan lingkungan sekitar.
Karya Bhakti itu dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu Letkol Inf Achmad Solihin dan didampingi Kapolsek Dau AKP Supari. Usai apel pembukaan, mereka g menuju ke beberapa tempat yang telah ditentukan sebelumnya untuk melakukan kegiatan sosial bersih-bersih.
Menggunakan berbagai macam peralatan kebersihan yang telah disediakan, seluruh peserta Karya Bhakti tampak bersemangat melakukan aktivitasnya. “Kegiatan ini sebagai bukti kemanunggalan TNI dengan masyarakat,” ujar Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu Letkol Inf Ahmad Solihin kepada Malang Post kemarin.
Menurutnya, Karya Bhakti yang dilakukan Kodim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu rutin dilakukan. Sedangkan penempatannya memang sengaja dipilih di Dusun Sempu Desa Gading Kulon Kecamatan Dau. Seperti berita yang sedang menghangat saat ini, tempat itu diduga sebagai lokasi pembaitan anggota ISIS. Tepatnya berlokasi di Masjid Sulaiman Al-Hunaishil di Gang Makam Dusun Sempu Desa Gading Kulon Kecamatan Dau.
Ahmad Solihin mengatakan, faktor dugaan tempat itu sebagai pembaitan anggota ISIS, bukan menjadi alasan utama digelarnya Karya Bhakti. Melainkan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap lingkungan dengan bersih-bersih. Hanya saja melalui kegiatan ini, ia juga sekaligus mengajak masyarakat untuk memperkokoh daya tangkal terhadan ancaman yang berpotensi merusak kedaulatan NKRI.
“Kami juga memberikan wawasan kebangsaan terhadap masyarakat. Tujuannya supaya lebih cinta terhadap NKRI,” kata perwira menengah (Pamen) dengan dua melati di pundaknya tersebut.
Sedangkan pelaksanaan Karya Bhakti ini, kata dia, merupakan salah satu bentuk implementasi wawasan kebangsaan dan cinta terhadap NKRI. Dimana, TNI bersama seluruh lapisan masyarakat bergotong royong untuk membersihkan lingkungan. “TNI-Polri bersama seluruh lapisan masyarakat bahu membahu membersihkan selokan dan fasilitas umum lainnya. Dengan begitu, dapat terjalin keakraban dan komunikasi yang baik antara TNI bersama masyarakat,” terangnya.
Selanjutnya dia mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya tidak mudah terhasut dan percaya begitu saja terhadap oknum yang ingin merusak kedaulatan NKRI. Termasuk juga dengan dugaan keberadaan ISIS yang diduga pernah melakukan baiat di masjid yang ada di Dusun Sempu Desa Gading Kulon Kecamatan Dau, maupun organisasi radikal dan organisasi yang menyimpang lainnya.
“Saya percaya masyarakat Kabupaten Malang bisa memdedakan antara yang benar dan yang salah. Kendati demikian, kami wajib terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat, utamanya yang berada di pelosok. Hal itu sekaligus untu semakin memperkokoh daya tangkal dan ketahanan nasional,” tegasnya.
Dia pun berjanji Karya Bhakti ini tidak berhenti di sana saja. Melainkan tetap akan rutin dilaksanakan di tempat-tempat lain di Kabupaten Malang dan Kota Batu (BinarGumilang/red/han)