Raih Empat Medali Emas di Kejurnas

USIA boleh muda, tapi prestasi yang diraih Vania Putri Harioko sungguh luar biasa. Di usia yang masih 11 tahun, dia memiliki banyak prestasi di cabang olahraga (Cabor) Selam. Terakhir, Vania baru saja memborong empat medali emas sekaligus pada ajang Kejurnas Selam Piala Gubernur Jawa Timur 2014 di Kota Surabaya (21-22/12) lalu.

Senyum ramah terpancar ketika Vania menyambut kehadiran Malang Post di STIKES Kepanjen. Saat itu, dia bersama puluhan atlet usia dini berprestasi di Kabupaten Malang sedang mengikuti tes kesehatan dan pemberian motivasi dari KONI Kabupaten Malang. Meski baru pertama kali kenal, Vania cukup ramah dan akrab menerima wartawan koran ini.
Mengenakan kaos berkrah warna biru, siswi kelas X SMPK Mardiwiyata ini mulai menceritakan kesuksesannya meraih empat medali emas sekaligus. Saat itu, dia mewakili Kabupaten Malang dalam ajang Kejurnas Selam Piala Gubernur Jawa Timur 2014 dan harus bersaing dengan 519 atlet selam terbaik dari seluruh daerah di Indonesia.
“Awalnya saya,grogi. Tapi kata mama, harus berani dan tidak boleh takut,” ujarnya kepada Malang Post.  
Peselam asal Jalan Raya Kebonsari Desa/Kecamatan Tumpang ini mencoba menghilangkan rasa groginya itu dengan bersikap santai. Hasilnya, pada pertandingan pertama nomor 50 meter Kelompok Umur (KU) Putri, dia berhasil melewati tantangan tersebut.
Anak pasangan suami istri Haryoko (42 tahun) dan Inge Yunita (42 tahun) ini berhasil menyingkirkan lawan-lawannya dengan memperoleh emas. Begitu pula dengan pertandingan pada tiga nomor lain, ia juga berhasil mendapatkan medali emas. Yakni nomor 60 meter KU Putri, 100 meter bifin dan gaya bebas.
Bungsu dari dua bersaudara ini menjelaskan, cabor selam dan renang adalah kesukaanya.  Sehari-hari dia rutin berlatih di Pemandian Wendit dan di Kolam Renang Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) V Kepanjen. “Saya latihan enam kali dalam seminggu, dipandu pelatih Cabor Selam Kabupaten Malang Bapak M Sodhiq,” urainya.
Karena renang dan selam menjadi kesukaannya, maka latihan enam kali dalam seminggu selalu dilakoninya dengan senang hati. Dia tidak tampak capek maupun mengeluh. Dalam jangka satu bulan, ia terus berlatih untuk tampil Kejurnas Selam Gubernur Jawa Tmur 2014.
“Dalam Kejurnas, saya harus tampil semaksimal mungkin. Karena juri menilai dari dua kategori yakni kecepatan dan gaya,” urain Vania.
Sebelum menjuarai Kejurnas Selam Piala Gubernur Jawa Timur 2014, Vania telah memperoleh banyak prestasi. Di antaranya menjuarai Kejurda Selam tahun 2013 di Kabupaten Lamongan.
Kiprahnya dalam Cabor Selam ini didukung oleh kedua orangtuanya. Apalagi kakak kandungnya M Nadhia Putri Harioko juga termasuk atlet Cabor Selam. Selama menekuni selam, dia mengaku tidak menemui kendala yang berarti.
Ibu Vania, Inge Yunita mengatakan, anak kesayangannya itu sejak kelas 3 SD senang renang dan selam. “Kami sebagai orang tua memfasilitasi apa yang menjadi keinginan dari anak-anak. Apalagi itu hal yang postif bagi mereka,” urainya.
Dia sangat bersyukur, anak kesayangannya tersebut dapat meraih prestasi dengan mempersembahkan medali emas. Sementara itu Ketua KONI Kabupaten Malang H Ismaryono mengatakan, Vania bersama atlet-atlet usia dini berprestasi Kabupaten Malang, diberi reward maupun penghargaan berupa uang pembinaan.
“Pemberian reward itu bentuk kepedulian kami atas raihan prestasi atlet-atlet usia dini. Hal tersebut supaya menambah semangat bagi mereka, untuk dapat meraih banyak prestasi lagi dan megharumkan nama Kabupaten Malang di dunia olahraga,” paparnya.
Selain itu, dia mengharapkan prestasi yang diraih Vania Putri Harioko dapat ditiru oleh atlet-atlet usia dini Kabupaten Malang lain. (binary gumilang/han)