Anak Pedagang Kaki Lima Raih Datsun Go Alfamart - Malang Post

HAMPIR 10 tahun Devi Nur Indah Sari bernazar menaikkan adiknya di mobil sendiri saat sunat akhirnya terpenuhi tahun ini. Wanita 20 tahun yang sedang mencari kerja itu  meraih hadiah utama Jalan Sehat Awal Tahun atau Family Walk persembahan Alfamart, Pantene  bersama Malang Post dan Kodim 0833 Kota Malang, kemarin.

Devi bergegas menerobos puluhan ribu peserta Family Walk di lapangan Rampal saat nomor kuponnya, 007*** dibacakan sebagai pemenang undian hadiah utama, mobil Datsun Go. Berlari kecil naik panggung utama, air matanya langsung meleleh ketika menerima replika kunci mobil. Ia bagai mimpi mendapat hadiah utama yang tak pernah diduganya itu.
“Ini buat nyenangin adik saya, namanya Yogi Nanda Kusuma,” ucapnya kepada Malang Post. Matanya pun mulai sembab. Tak lama kemudian air matanya berlinang, hanyut dalam haru. “Saya sudah lama nazar untuk adik,” sambungnya sembari menyeka matanya yang basah.
Padahal sebelumnya alumnus SMK Muhammadiyah 3 Singosari ini sudah hampir pulang. Bahkan saat MC, Oneng Sugiarta dan Dewi Yuhana mengumumkan segera memulai pengundian hadiah utama, mobil Datsun Go, Devi dan sahabatnya Anna Sugianto nyaris mengayun langkah meninggalkan lapangan Rampal. “Saya kira tidak dapat. Kupon sudah saya masukin dalam saku,” ucapnya.
Disaat siap-siap meninggalkan lapangan Rampal, MC menyebut nomor undiannya. “Saya langsung kaget. Anna juga bilang, Devi, kamu dapat mobil,” katanya. Saat bercerita tentang detik-detik mendapat hadiah utama, anak pertama dari tiga bersaudara ini kembali  larut  dalam haru. Matanya kembali berkaca-kaca, ingat adiknya dan nazar bertahun-tahun. “Nanti adik saya sunat bulan Juli tahun ini sudah bisa naik mobil,” ucap wanita berjilbab ini.
Mendapat mobil baru, Devi tak langsung memberi tahu kedua orang tuanya. Ia ingin bikin kejutan untuk ayah dan ibunya yang sehari-hari berjualan rokok alias pedagang kaki lima (PKL) di jembatan penyeberangan Pasar Lawang itu.
“Saya belum telepon bapak dan ibu. Nanti saja sekalian pulang buat surprise di rumah,”  katanya tersenyum.  
Selain jadi kejutan, ia rencana langsung berunding dengan orang tuanya tentang pengambilan mobil pasca memenangkan hadiah utama.Punya mobil baru, ternyata Devi belum bisa nyetir.
“Nanti diajarin bapak. Bapak bisa nyetir kok,” terangnya lalu mengumbar senyum lebar.
Meraih hadiah utama Family Walk tak pernah jadi mimpi Devi. Bahkan tak terbersit sedikit pun dibenaknya. Apalagi ia hanya membeli satu kupon seharga Rp 25 ribu di Alfamart Lawang, pekan lalu. Sedangkan persaingannya sangatlah ketat lantaran peserta event akbar tersebut mencapai 20 ribu orang.
“Saya sama teman saya, Anna sebenarnya hanya ingin ikut ramai-ramainya saja. Ingin olahraga sama hiburan,” katanya. “Eh ternyata dapat mobil,” sambungnya penuh gembira.
Devi memang kemarin jadi peserta yang paling bahagia. Betapa tidak, ia tak sulit mendapat kupon peserta  namun membawa pulang  mobil baru. Berbeda dengan Ivan Tri Yudha, warga Jalan Simpang Kepuh. Karyawan BRI Kawi ini mendapat sebuah motor Honda beat dari Family Walk setelah berburu tiket hingga ke Alfamart Singosari.
“Saya sempat kehabisan tiket. Ya akhirnya cari sampai ke Singosari,” katanya yang antusias ikut kegiatan tersebut untuk olah raga.
Selain Devi yang dapat mobil dan Ivan yang peroleh motor baru, terdapat dua peserta lainnya juga meriah motor baru. Yakni Eka Sugiarto, warga kelurahan Kesatrian, Kota Malang dan Hari Rayati, warga Jedong,  Wagir.
“Tidak menduga dapat hadiah motor. Soalnya tujuannya  ikut olahraganya, tapi malah dapat motor,” kata Eka. “Ya senang, mau olahraga sekalian hiburan dapat hadiah motor,” timpal Hari Rayati yang berdiri disebelah Eka.(vandri van battu/ary)