Tiga Atlet Calon Peraih Emas Terkena DBD

MALANG- Wabah demam berdarah dengue (DBD) juga menyerang tiga atlet cabang olahraga Wushu (WI) Malang. Kakak beradik yang rencananya akan terjun ke PORPROV 2015, Juni nanti di Banyuwangi itu mulai diketahui positif DBD sejak Rabu minggu lalu, saat diperiksakan oleh ibu mereka karena demam yang tak kunjung sembuh.
Ayah  para atlet Wushu itu, Ahmadi Faizin mengatakan sekarang mereka sedang melakukan tahap pemulihan demi menjaga kontinyuitas latihan. “Mereka ini selain berlatih di Gedung Wushu juga berlatih di rumah, kesehatannya sudah mulai membaik, jadi mudah-mudahan bisa ikut latihan kembali, normal,” jelas pria yang juga pengurus cabang Wushu Indonesia ini.

Faizin menambahkan, ketiga anaknya yang terkena DBD itu merupakan atlet yang diikutkan untuk nomor Taichi Putra yakni Ahmad Alghifari (13) dan Ahmad Ghazali (11), serta taichi putri, Aqilla Ghaida (8). Ketiganya digadang mampu meraih medali emas, lantaran hasil dari kejuaraan-kejuaraan sebelumnya yang sukses mereka menangkan. “Kemarin kita telah mengikuti Kejurnas dan mendapatkan 3 medali emas, kalau di Bali Open Tournament, atlet kita termasuk mereka total mendapat 8 medali emas,” urai Faizin.
Pengawas dari Tim Monev, Husni Ali mengatakan, untuk sementara mereka akan dipantau dan diberikan dukungan demi menjaga semangat serta kesehatan. “Saya mendapat laporan kesehatan mereka membaik, jadi bila tidak ada halangan lain mudah-mudahan dalam waktu dekat mereka masih tetap ikut berlaga di PORPROV,” jelas Husni Ali.
Beruntung bagi ketiganya, orang tua mereka tanggap terhadap perubahan yang terjadi pada anak-anaknya. Menurut Faizin, saat melihat mereka pulang sekolah dalam kondisi lemas, istrinya yang juga dokter, Dr. Ersty Istiyawati Sp. THT-KL langsung memeriksa. “Lha mereka kok ngelentruk gitu, makanya langsung diperiksa dan diberi anti biotik serta penurun panas,” ujar Faizin.
 “Setelah itu panas mereka turun, tapi naik lagi, diberi lagi, naik lagi, tapi ya sekarang akhirnya terlihat baikan” ujar Faizin.(mg11/han)