Saat Kepala Daerah Bangga Menjadi Pilot. . .

MALANG – Silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), se Bakorwil Malang yang digelar Badan Koodinasi wilayah (Bakorwil) Malang di Lanud Abd Saleh kemarin lain dari pada yang lain. Itu karena seluruh kepala daerah dan wakil serta beberapa tamu undangan mengenakan pakaian penerbang. Tidak terkecuali Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, yang datang mewakili Gubernur Jatim Sukarwo, yang juga memakai pakaian penerbang berwarna orange.
Penggunaan pakaian penerbang ini memang baru kali pertama ini dilakukan oleh para bupati dan walikota. Itu sebabnya, begitu berada di  hanggar Skadron 32 tempat silaturahmi tersebut digelar, para Bupati dan Walikota serta tamu undangan ini pun langsung sibuk foto-foto.
“Ini pertama saya menggunakan pakaian penerbang. Senang, seperti penerbang betulan,’’ kata Bupati Malang H Rendra Kresna kemarin.
Penampilan Rendra pun kian keren, karena dia juga melepaskan sepatu pantofel serta kopyah dan menggantinya dengan boots serta topi ala penerbang.
Senada wakil Walikota Batu Ir Punjul Santoso, juga mengaku bahagia dengan pakaian penerbang  pemberian Danlanud Abd Saleh Marsma Sungkono ini.  Itu sebabnya, saat diminta mengganti baju safari dengan pakaian penerbang, Punjul  pun langsung semangat. “Dulu cita-cita saya menjadi pilot, sekarang kesampaian, meskipun hanya memakai seragamnya saja,’’ kata Punjul sembari tersenyum. Lantaran sangat bahagia, Punjul terus action saat wartawan mengabadikan gambarnya.  “Udah mirip Bruce Willis belum,’’ katanya dengan gaya melipat tangan di dada bak di film Armagedon.
Kebahagiaan para bupati dan wakil bupati ini kian memuncak, lantaran panitia juga mengajak mereka terbang menggunakan pesawat Hercules C-130. Dengan semangat, para bupati serta walikota dan undangan ini menuju tempat pesawat Hercules dengan nomor penerbangan A-1332 ini terparkir. Tanpa menunggu aba-aba, mereka pun langsung masuk, serta menempati tempat duduk di pesawat. “Wah ternyata dalamnya Hercules ini seperti ini ya,’’ kata salah satu pejabat.
Dia pun langsung memasang sabung pengaman. Tapi tidak sedikit dari mereka yang tegang. Wajar, karena umumnya mereka baru kali pertama naik Hercules.
Penerbangan pesawat yang dipiloti langsung oleh Komandan Skadron 32 Letkol Pnb Reza Raneza ini melintasi seluruh wilayah Bakorwil Malang.  Saat itu juga, masing-masing pemilik wilayah melihat daerahnya dari atas.  
“Kami sengaja menggelar silaturahmi  ini berbeda dengan biasanya. Penerbangan yang diikuti oleh para pemimpin daerah ini bertujuan, agar mereka mampu melakukan sinergi untuk membangun daerah, agar lebih maju,’’ kata Kepala Bakorwil Malang Ir Eddy Santoso.
Dia mengatakan, silaturahmi ini pihaknya mengangkat isu transportasi dan pariwisata. “Seperti diketahui, pariwisata di Jawa Timur ini sangat pesat kemajuannya. Tapi jika tidak diimbangi dengan infrastruktur yang memadai, lambat lain akan menurun. Itu sebabnya, dalam forum ini mari kita bersama-sama untuk bersinergi, membangun dan mendukung pembangunan infrastruktur, agar pariwisata kita semakin maju,’’ urainya.
Dia pun berjanji, kegiatan silaturahmi ini tidak berhenti hanya di Lanud Abd Saleh, tapi di masa mendatang kegiatan silaturami ini akan dilaksanakan dengan tuan rumah yang berbeda. “Sekarang tuang rumahnya Kabupaten Malang, tiga bulan nanti tuan rumahnya bisa di Banyuwangi atau Jember,’’ tandasnya.
Sementara Saifullah Yusuf sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini mengatakan kemarin merupakan hari yang istimewa. “Karena hari ini istimewa, menggunakan pakaian penerbang, memberikan sambutannya pun harus pakai kacamata hitam,’’ katanya sembari mengaku sangat bahagia.
Dalam sambutannya kemarin, pria ini juga sangat antusias berbicara soal pariwisata. Sejauh ini, Jatim kerap kali menjadi jujugan wisatawan, tidak hanya dari mancanegara, tapi juga wisatawan lokal. “Makam pun menjadi potensi wisata di Jatim. Ini sangat luar biasa. Dengan adanya forum ini, saat kepala daerah mampu bersinergi, maka mereka wilayah Jatim ini akan semakin maju. Mari kita bersama-sama berfikir untuk membangun infrastruktur, dan menjadikan wilayah Jatim ini lebih baik,’’ tandas Gus Ipul.
Kegiatan silaturahmi ini berlanjut dengan kegiatan pengenalan menembak. Memang tidak semua yang hadir itu mau memegang senjata, tapi dari sekian banyak pimpinan daerah, mereka cukup jitu dalam menggunakan senjata. Termasuk Rendra yang mampu mengumpulkan point 36, lantaran amunisinya menembus sasaran yang disediakan.
Kegiatan silaturahmi berakhir dengan acara ramah tamah, serta penyerahan bantuan kepada siswa berprestasi dan masyarakat kurang mampu di lingkungan Lanud Abd Saleh.(ira/han)