Kopwan SBW Jatim, dari Waserda Menjadi SBW Mart

KOPERASI Wanita (Kopwan) Setia Budi Wanita (SBW) Jawa Timur terus mengepakkan sayap. Koperasi serba usaha yang dipimpin Dra Sri Untari Bisowarno MAP itu terhitung sejak kemarin merambah usaha retail, SBW Mart dan siap bersaing dengan bisnis retail lain.

Soft opening SBW Mart kemarin jadi penanda bahwa koperasi yang hanya beranggota wanita itu sedang bangkit sebagai kekuatan ekonomi kerakyatan. Tak sekadar merambah usaha retail, koperasi yang terkenal dengan sistem tanggung renteng itu mulai menempati gedung barunya.
Mulai beroperasinya SBW Mart sekaligus mengubah jenis usaha waserda (warung serba ada) yang selama ini dimiliki. Berubah format dan jenis usaha,  harga yang diberikan SBW Mart tak seperti retail pada umumnya. Harganya tetap murah dan pro anggota.
Item barang yang dijual di SBW Mart pun beragam dengan jumlah ratusan jenis produk. Mulai dari kebutuhan sehari-hari sampai kebutuhan lain seperti pakaian. SBW Mart tak khawatir harus bersaing dengan bisnis retail lainnya.
“Kami masuk ke usaha retail dengan kekuatan anggota. SBW Mart ini tentu untuk melayani anggota dan masyarakat umum. Harga yang diberikan lebih terjangkau,” kata Untari.
Anggota Komisi C DPRD Jatim ini mengatakan, prinsip dan ciri  koperasi seperti gotong royong tetap menjadi napas dari SBW Mart. Memiliki anggota yang banyak, menurut Untari merupakan kekuatan nyata SBW Mart. Sampai Januari bulan lalu, Kopwan SBW memiliki anggota sebanyak 9.567 orang.
Kendati mempertahankan prinsip gotong royong sebagai spirit koperasi, pengelolaan Kopwan SBW dilakukan secara modern. SBW Mart merupakan salah satu contohnya.
Untari lantas membeber perubahan waserda menjadi SBW Mart. Salah satu alasannya, untuk memperkuat kemitraan dengan bank. Punya usaha retail, bank semakin mudah mengucurkan bantuannya.
“Bank Mandiri memberi bantuan modal kepada Kopwan SBW sebesar Rp 9,9 miliar pada Juli 2014,” kata politisi PDI Perjuangan asal dapil Malang Raya ini. Dari bantuan modal sebesar itu digunakan untuk tambahan modal simpan pinjam  dan SBW Mart yang sedang dikembangkan.
Selain itu, dari omzet waserda SBW setiap bulan yang sangat besar, memang bukan ukuran waserda lagi melainkan mart atau sejenis retail. Setiap bulannya, kata Untari, omzet waserda SBW yang kini berubah jadi SBW retail sebesar Rp 1,4 miliar.
Kopwan SBW memang sedang tumbuh menjadi simbol kekuatan ekonomi kerakyatan. Saat ini koperasi yang menjadi tempat studi banding dari berbagai kawasan di Indonesia dan luar negeri ini merupakan salah satu dari lima koperasi terbesar dan  terbaik dalam hal menajamen di Jawa Timur.
Aset yang dimiliki pun terus berkembang. Terhitung sampai Desember lalu, total aset Kopwan SBW sudah mencapai Rp 70,8 miliar. Sedangkan pada Januari, asetnya bertambah menjadi Rp 71 miliar.
Jumlah aset yang dimiliki memang bertumbuh pesat. Bayangkan saja pada dua tahun lalu, aset yang dimiliki sebanyak Rp 44 miliar. Untari lalu merinci aset  yang dimilki saat ini di antaranya berupa tanah seluas  1.365 meter persegi dengan harga Rp 2,3 miliar, gedung Rp 8,4 miliar, kendaraan, kas dan berbagai aset lainnya. “Semua aset yang dimiliki Kopwan SBW didapat dari hasil gotong royong,” katanya.
Bahkan pembangunan gedung berlantai tiga di Jalan Raden Intan dilakukan secara gotong royong. Pembangunan gedung baru itu pun dilakukan dalam waktu dua tahun.
Terhitung Maret nanti, Kopwan SBW akan memidahkan tempat usaha simpan pinjam dari kantor lamanya di Jalan Trunojoyo ke Jalan Raden Intan. Di Jalan Trunojoyo tetap digunakan untuk SBW Mart. Dengan begitu, SBW Mart kini memiliki dua lokasi.
Kabid Fasilitasi Pembiayaan dan Usaha Simpan Pinjam, Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, Bagas Yulistyati Setiawan mengakui eksistensi dan peran Kopwan SBW. Menurut dia, koperasi yang didirikan oleh Mursia Zaafril Ilyas itu merupakan salah satu koperasi terbaik dari 30.741 koperasi yang ada di Jawa Timur.
“Kami mengapresiasi dan mengakui Kopwan SBW merupakan koperasi yang berkembang sangat cepat. Koperasi ini juga telah menjalankan ciri-ciri koperasi secara nyata,” kata Bagas.
Kini Kopwan SBW Jawa Timur diharapkan menjadi koperasi yang memberi inspirasi dan semangat ekonomi gotong royong di Jawa Timur dan Indonesia. (vandri/han)