Raih Banyak Penghargaan, Gandeng BRI Syariah Bangun Minibank


MALANG POST - 11 Agustus lalu, SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen atau yang akrab dikenal dengan nama SMEAMU ini, genap berusia 29 tahun. Usia yang memang sudah tidak muda lagi. Namun demikian, sekolah kejuruan ini masih tetap eksis sampai sekarang. Bahkan, prestasinya semakin meningkat dan menjadi salah satu sekolah favorit di Kabupaten Malang.
 
Ribuan warga dan siswa berkumpul di depan halaman sekolah yang berada di Jalan Bromo, Kepanjen pagi kemarin. Pandangan mereka menghadap ke arah panggung berukuran sekitar 2 x 3 meter. Mereka mendengarkan panduan pembawa acara, sembari sesekali melihat kupon undian yang dipegangnya.
Dengan harap-harap cemas, mereka berharap nomor undiannya disebut oleh pembawa acara, untuk mendapatkan hadiah utama berupa dua sepeda gunung serta mesin cuci. Ya, bekerjasama dengan warga sekitar, SMEAMU menggelar jalan sehat serta lomba-lomba. Kegiatan tersebut, selain untuk memperingati HUT ke-71 Kemerdekaan RI, sekaligus perayaan Milad SMEAMU.
“Kegiatan jalan sehat ini, diadakan bersama-sama dengan warga karena kami ingin mengenalkan SMEAMU kepada masyarakat. Sekaligus kulonuwun, supaya ada sinergitas antara sekolah dengan warga. Kebetulan warga sekitar ada agenda jalan sehat, makanya kami bergabung,” terang Arif Joko Suryadi, SPd, M.Ag Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen.
Apalagi sejak tahun ini, seluruh aktifitas belajar mengajar siswa dipusatkan di gedung baru Jalan Bromo Kepanjen. Gedung lama yang berada di Jalan Efendi Kepanjen, akan dimanfaatkan untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Dulunya gedung lama memang SD dan SMP, yang kemudian dijadikan SMK. Setelah ada gedung baru ini, maka gedung lama dikembalikan seperti semula,” ujar Arif.
Dengan perpindahan ke gedung baru ini, akan ada banyak hal yang dilakukan oleh SMEAMU ke depannya. Pertama akan membangun lokasi sekolah lebih nyaman, hijau serta mengadakan beberapa kegiatan yang membuat siswa kerasan berada di sekolah. Dengan gedung baru, pengelolaan sekolah juga lebih baik, terpantau serta ada semangat mengajar dari guru. Sekaligus akan menjadi menambah daya saing sendiri.
Diusianya yang ke-29 tahun ini, SMEAMU juga terus melakukan terobosan untuk meningkatkan mutu sekolah dengan menjalin kerjasama beberapa pihak. Terbaru adalah kerjasama MoU dengan Bank Syariah cabang Kepanjen. Penandatangan MoU, dilakukan pagi kemarin bersamaan dengan perayaan Milad.
Bentuk kerjasamanya, adalah aplikasi android tentang pembayaran uang sekolah (SPP). Tujuannya untuk mempermudah pembayaran SPP secara luas. Misalnya, ketika ada orang tua siswa yang bekerja ke luar negeri atau siswa tersebut indekos, maka pembayaran SPP bisa ditransfer lewat BRI. Terobosan ini, sekaligus untuk mengurangi kenakalan siswa mau menggunakan uang SPP untuk jajan.
“Program ini, sekaligus untuk kontroling keuangan sekolah lebih efektif, karena dibantu oleh pihak Bank. Untuk laporan sirkulasi keuangannya lebih mudah, dan bisa cepat diketahui siapa siswa yang belum membayar SPP,” urai dia.
“Kami juga akan kerjasama dengan TV Edukasi. Bulan depan, kami akan ke Jakarta untuk siarkan program edukasi, hasil kerjasama Broadcasting SMEAMU dengan Pustekkom Kemendikbud RI,” sambungnya.
Dengan bertambahnya usia, jumlah siswa dari tahun ke tahun juga terus menanjak. Dari semula yang hanya puluhan siswa, sekarang sudah ratusan siswa yang mendaftar setiap tahunnya. Tahun ajaran baru ini saja, jumlah siswa yang mendaftar ada 180 siswa, sehingga total siswa keseluruhannya saat ini sebanyak 485 siswa, untuk empat jurusan. Yakni Sekretaris, Akuntansi, Perbankan Syariah serta Broadcasting Pertelevisian.
Bahkan, selama dua tahun ini (2015 dan 2016), SMEAMU Kepanjen juga panen prestasi dan penghargaan. Ada sekitar 16 prestasi yang telah dicapai, baik tingkat Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur ataupun tingkat nasional. Diantaranya adalah Best Creative Vocational School 2015, Best Excellent Education 2015, juara I lomba Film Dokumenter dan Fil Anak tingkat nasional di Jogjakarta pada 2015.
Kemudian juara III lomba Puisi Bahasa Jerman tingkat Jawa Timur 2015, actor utama terbaik dan pemeran utama terbaik Festival Film Sekolah tingkat Jawa Timur 2015, produksi film Darah Biru Arema yang sukses di 15 kota besar di Indonesia dan 3 negara tetangga, juara Film Favorit Juri tingkat Jatim 2016, The Best Islamic School Program 2016 serta The Best Creative in Broadcasting School Program 2016.
Heri Kuncoro, Pimpinan BRI Syariah Kepanjen, menyampaikan bahwa kerjasama yang terjalin, karena visi misi SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, sejalan dengan BRI Syariah. Salah satunya adalah program mengedepankan ekonomi syariah.
“Dari visi misi yang sejalan itulah, kami ciptakan kerjasama pengelolaan keuangan. Termasuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan guru. Misalnya, ketika ada guru yang mau membeli rumah atau mobil, maka pertanggungjawaban kerjasama dengan pihak sekolah, nantinya pembayarannya diangsur,” terang Heri Kuncoro.
Dengan kerjasama yang terjalin ini, maka pembayaran SPP bisa diakses langsung melalui mobile banking. Ini sangat efisian dan membantu orangtua siswa dalam pembayaran SPP. Termasuk SMEAMU juga terbantu masalah administrasinya.
“Ke depan kami juga akan kerjasama pembelajaran perbankan untuk siswa. Mini banking yang nanti kami kerjasamakan, untuk membantu system belajar siswa bagaimana mengelola Bank. Sekarang hanya tinggal menunggu infrastrukturnya saja,” paparnya.(agung priyo/red)