Malang Post - Malang Post

Kriminal


Indra Wijaya dan Abdul Hamid diringkus anggota Polsekta Kedungkandang karena terlibat kejahatan jalanan. (SISCA ANGELINA/MALANG POST)

MALANG - Dua tersangka, Indra Wijaya alias Ribut, 30, dan Abdul Hamid, 25, keduanya warga Jalan Muharto V Malang diringkus tim reskrim Polsekta Kedungkandang, Senin (26/9) lalu. Mereka diketahui beberapa kali melakukan penjambretan.
Salah satu korbannya adalah Titin Purwaningsih, 27, warga Jalan Mayjend Sungkono Gang VII Malang, Senin (26/9) lalu. Kanitreskrim Polsekta Kedungkandang, AKP Mansori mengatakan kedua tersangka diringkus sesaat setelah mendapatkan laporan dari warga yang melihat aksi tersangka.
“Korban dan Saiful Amin, suaminya hendak ambil foto menggunakan HP Samsung Grand Neo Duos di sekitar aksi balapan di belakang Gor Ken Arok. Setelah itu mereka didatangi tersangka. Suami korban diajak ngobrol tersangka,” paparnya.
Setelah yakin perhatian Saiful beralih, Hamid datang dan langsung menyambar HP yang sebelumnya diletakkan di saku celana Titin. Saat melakukan aksinya itu, ternyata kedua tersangka dibantu tiga tersangka lain yang masih dibawah umur.
Tiga anak dibawah umur yang juga bekerjasama dalam aksi kriminal tersebut diantaranya KL, 15,  pelajar SMA Kelas 3, KN, 17,  tidak sekolah, dan FH pelajar SMK Kelas 3.  “Setelah korban teriak, kelima pelaku langsung kabur tetapi dapat diamankan warga,” papar Mansori.
Ia kemudian menjelaskan bahwa Indra dan Abdul Hamid, merupakan residivis dalam kasus yang sama beebrapa tahun lalu. Saat ini kedua tersangka ditahan di sel Polsekta Sukun, sedangkan dua tersangka anak dibawah umur diserahkan ke UPPA Satreskrim Polres Malang Kota.
Sementara itu, salah satu tersangka, Abdul Hamid saat ditanyai Malang Post, mengaku kerap kali melakukan pencurian di daerah Kedungkandang dikarenakan lokasi yang sepi. Ia pun mengaku mencuri barang berharga seperti HP dan dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (ica/mar)

Halaman 1 dari 4132

Please publish modules in offcanvas position.