Mohon Ma'af, website sedang perbaikan.
Dapatkan Update Berita Terbaru di :
        www.malangpost.net



SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan sidak di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu memantau situasi di depan KBS.
Dengan memegang HT, Risma meminta petugas Satpol PP melepas kursi besi yang terpasang di dekat loket masuk KBS. Kursi tersebut diminta dipindah di pedestrian dekat taman monumen Suroboyo depan KBS dan pedestrian dekat pertigaan Jalan Diponegoro-Jalan Setail.
Wali kota lulusan Arsitektur ITS itu menginstruksikan langsung ke petugas Satpol PP untuk meletakkan kursi di pedestrian. Petugas dari Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) Kota Surabaya menambah lagi jumlah kursi hingga berjumlah 5 unit. Sedangkan di sisi timur monumen Suroboyo, terdapat tiga kursi untuk bersantai bagi warga.

Selain mempercantik pedestrian, Risma juga meminta Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat, tidak memberikan ruang parkir kendaraan bermotor di Jalan Setail. "Mulai sekarang tidak boleh digunakan parkir (sebelah utara dan timur monumen Suroboyo)," kata Kadishub Irvan Wahyu Drajat.
Bagi kendaraan pengunjung KBS, disediakan di lahan parkir KBS. Jika parkir penuh, bisa parkir di bahu Jalan Setail, Ciliwung, Jalan Jambi. "Sifatnya hanya insidentil saja boleh parkir di Jalan Setail, Ciliwung, Jambi," tandasnya.

Halaman 1 dari 6591

Please publish modules in offcanvas position.