Malang Post

Nasional

11 Persen Jalan Provinsi Jatim Rusak Parah

Share

SURABAYA - 11 persen dari 2.000 kilometer jalan yang ditangani Provinsi Jawa Timur dalam kondisi rusak parah. Kendati kondisinya seperti itu, Pemprov Jatim tak bisa langsung melakukan perbaikan.

Wagub Jatim, H Saifullah Yusuf mengakui saat ini sedang terjadi perubahan nomenklatur penganggaran dalam tata pemerintahan. "Kalau dulu Kementerian PU,  sekarang Kementerian PU dan Perumahan Rakyat sehingga ada keterlambatan penganggaran," katanya.

Selain itu, menurut Gus Ipul, sapaan akrab H Saifullah Yusuf,  selama ini yang melakukan penambalan jalan adalah SKPD terkait. Namun jika perbaikan jalan  dilelang maka dikerjakan oleh kontraktor.

Namun demikian, kata dia, Pemprov  Jatim tetap berkomitmen untuk melakukan perbaikan jalan. Diharapkan tahun 2016 sudah tidak ada lagi keterlambatan penganggaran.

"Program kita tetap sama seperti dulu. Tetap tiada hari tanpa nembel jalan. Cuma memang tersendat masalah penganggaran," ujar dia.

Pihaknya juga mendorong Balai Besar untuk memperbaiki jalan rusak milik negara yang ada di Jatim. "Tapi kadang kita ajukan Rp 4 miliar yang turun hanya Rp2 miliar," katanya.

Tak hanya itu, lanjut Gus Ipul, pengajuan pencairan anggaran perbaikan jalan juga tidak mudah. Tidak bisa sekarang mengajukan, sekarang langsung cair.

"Jadi sekarang mengajukan, baru tahun depan cairnya dan selanjutnya harus ditender. Ini kan makan waktu 2-3 bulan. Kalau sudah ada pemenangnya baru bisa dikerjakan," ujar dia.

Gus Ipul menjelaskan, jumlah jalan rusak bertambah dan makin parah setiap musim hujan tiba. Pembagian tugas perbaikan jalan nasional melalui Kementerian PU sekitar 2.000 Kilometer, 1.800 Kilometer jalan milik provinsi dan sisanya jalan milik pemerintah kabupaten/kota.

"Pembagian ini kadang tidak kompak. Program jangka pendek yang kita lakukan sekarang dengan cara menambal sedangkan jangka panjang kita ganti dengan beton," tambah dia.

Untuk diketahui, saat ini sebanyak 11 persen dari 2.000 kilometer jalan yang ditangani Provinsi Jawa Timur dalam kondisi rusak parah. Kadis PU Bina Marga Pemprov Jatim, Dahlan Karim mengatakan, jumlah panjang jalan yang rusak ini lebih dari 188 km.
Ruas jalan yang rusak parah itu di antaranya Bangkalan-Tanjung Bumi, Wringin Anom-Mojokerto dan Legundi-Bunder.
Kerusakan jalan ini, kata Dahlan karena struktur jalan tidak sesuai dengan kendaraan yang melewatinya. Ini terjadi di sekitar kawasan industri. (ss/van)

 

 

comments