Malang Post | Malang Post - Malang Post

Kota Batu

Belum diterbitkan

Batu – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), mengadakan Jambore Tingkat Nasional di kota Batu. Jambore tersebut dihadiri oleh 604 duta Generasi Berencana (GenRe) dari 34 Propinsi di Indonesia.
Peserta yang hadir dalam Jambore tingkat nasional terbut sudah menjadi duta yang terbaik dari tingkat Kabupaten/Kota, Propinsi dan dikirim ke tingkat nasional. Jambore tingkat nasional tersebut merupakan agenda tahunan dari BKKBN sejak tahun 2010. Pada tahun 2015 Jambore tingkat nasional Generasi Berencana (GenRe) dilaksanakan di Puncak Bogor.
“Jombore ini merupakan ajang kreativitas juga untuk peserta program Generasi berencana (GenRe),” kata Siti Fathonah, ketua pelaksana Jambore Tingkat Nasional kepada Malang Post, Rabu (28/9) kemarin di Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel Batu.
Kata Siti Fathonah, dalam ajang kreativitas tersebut peserta akan meperlombakan salah satu krativitasnya yang dimotori oleh Pusat Informasi dan Konseling (PIK)  remaja atau mahasiswa. Lomba kreativitas dalam Jambore tersebut, meliputi lomba kreasi seni genre, lomba yel-yel genre, lomba kreativitas dan keterampilan genre, lomba iklan layanan masyarakat genre.
Jambore yang dihadiri oleh peserta dari pelajar, mahasiswa dan umum tersebut dikover oleh Pusat Informasi & Konseling (PIK) yang berada pada jalur pendidikan, dan masyarakat. Pusat Informasi & Konseling (PIK) sudah memiliki forum yang disebut dengan Gerakan Berencana (Genre).
Tujuan dari Jambore yang diadakan oleh BKKBN adalah, untuk mendidik dan melatih duta-duta Generasi Berencana (GenRe) seluruh Indonesia, meliputi uji kterampilan peserta melalui PIK, pembelajaran dan hiburan, dan sharing masalah remaja yang ada di masing-masing daerah. Peserta akan dibekali dengan materi workshop kepemimpinan, komunikasi, kesehatan reproduksi remaja, kepercayaan diri, dan perencanaan keluarga.
Dengan begitu, kata Siti Fathonah, directur Bina Ketahanan Remaja tersebut para duta Generasi Berencana (GenRe) dari seluruh Indonesia dapat memberikan informasi dan penjelasan mengenai pentingnya terhindar dari pernikahan usia dini, seksual pranikah, HIV & Aids, narkoba, dan kekerasan seksual.
“Harapannya untuk bisa dilaksanakan setiap tahunnya. Supaya link duat-duta Generasi Berencana (GenRe) bertambha dan semakin percaya diir,” ujar Siti Fathonah
Ia mencontohkan, jika 604 duta Generasi Berencana (Genre) datang dari seluruh Indonesia. Kemudian dibekali dengan soft skill melalui Jambore dan ajang kreativitas remaja. Maka tidak tertutup kemungkinan masing-masing peserta bisa menjelaskan tentang pentingnya menjadi remaja yang berencana dan terhindar dari kenakalan remaja.
“Dalam pelaksanaan Jambore dan ajang kreativitas ini, seharusnya bukan hanya didukung oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan BKKBN saja. Tapi kementerian lainnya mesti mendukung,” kata Siti Fathonah
Siti Fathonah melanjutkan, remaja adalah harapan bangsa Indonesia, oleh sebab itu remaja harus dibina dan dididik untuk memiliki kreativitas dan prestasi melalui program BKKBN tersebut.  (mgh)

Halaman 1 dari 3344

Please publish modules in offcanvas position.