Malang Post

Batu Agropolitan

Pembawa Bendera Harus Bebas Narkoba

Share
Petugas BNN Kota Batu saat melakukan tes urine terhadap anggota Paskibra

BATU - BNN Kota Batu ikut berperan menyukseskan tugas Paskibra untuk pelaksanaan upacara HUT ke-70 Kemerdekaan RI, 17 Agustus lalu. Peran yang diambil BNN adalah melakukan sosialisasi sekaligus menjamin anggota Paskibra Kota Batu bebas penyalahgunaan narkoba.
"Kami lakukan tes urine. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah anggota Paskibra terindikasi menggunakan narkoba atau tidak," jelas Edi HK, Kasi Pencegahan BNN Kota Batu kepada Malang Post.
Menurutnya, Paskibra terdiri dari anggota 45, 17, 8 dan cadangan sebanyak 10 orang. Tidak semua anggota paskirbra dites urine. Mereka yang dites urine antara lain pembawa bendera, masing-masing komandan pleton dan komandan pasukan keseluruhan. Mereka adalah anggota yang sangat fital sehingga harus orang-orang yang terbebas dari penggunaan narkoba sebagai petugas.
"Sebut saja pembawa baki/bendera, dia membutuhkan konsentrasi tinggi untuk bertugas. Makanya, dia harus orang yang bebas penggunaan narkoba. Jika dia adalah pengguna, maka konsentrasi akan rawan hilang," tegas mantan Kanit Laka Polres Batu ini.
Malahan, kata dia, BNN juga mengetahui anggota Paskibra harus memiliki kejiwaan yang stabil. Selain tes bebas narkoba, mereka juga mendapatkan psikologi sebelum melaksanaan tugas sebagai pasukan pengibar bendera. "Tes urine dan psikologi dilakukan pada hari yang sama," tandasnya.
Langkah seperti itu tidak hanya bisaa dilakukan untuk paskibra upacara 17 Agustus, tetapi juga bisa dilaksanakan untuk pasukan pengibar bendara upacara yang lain. Misalnya upacara bendera di sekolah, anggota paskibra bisa dilakukan tes urine. (feb) 
comments