Malang Post

You are here: Batu Agropolitan

Batu Agropolitan

Ratusan Ijazah Sempat Ditahan

Milik Siswa Kejar Paket yang Belum Penuhi Syarat
BATU-Ijazah milik sekitar 500 siswa kejar paket tahun 2013, sempat hampir setahun dibekukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Batu. Pemiliknya pun sempat kelimpungan, lantaran merasa sudah lulus ujian namun tak kunjung menerima ijazah.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Budi Santoso membenarkan penahanan ijazah tersebut di kantornya. Hal itu dilakukan bukan karena tanpa alasan. Sebaliknya, siswa kejar paket tersebut justru dianggap belum memenuhi prosedur proses pendidikan.
“ Penandatangan ijazah siswa kejar paket tahun 2013, memang terlambat dan baru seminggu lalu saya tandatangani,”ujar Tossi, panggilan akrabnya.
Mengapa semua ijazah tersebut sempat dibekukan ? Dia menyebut karena Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) siswa, tidak memenuhi syarat. Padahal syarat untuk mendapatkan ijazah itu, harus mengikuti pelajaran PKBM. Syar kedua, kelengkapan daftar kehadiran atau absensi siswa. Dan ketiga, harus disertai raport. Ketiga persyaratan itulah yang harus dipenuhi.”Kalau persyaratan sudah terpenuhi, maka saya tandatangani ijazahnya,”ujarnya kepada Malang Post.
Penyuka olahraga Golf ini mengaku,  bahwa siswa yang ikut kejar paket A,B, dan C tahun lalu mencapati 500 orang. Dan menyangkut ijazah sendiri sudah disiapkan sejak tahun lalu pasca kelulusan.Sedangkan tahun ini, siswa kejar paket A, B dan C berjumlah sekitar 200 siswa.”Untuk tahun ini persyaratannya juga masih sama, sehingga mereka wajib memenuhi proses belajar mengajar,”terangnya.
Menurut mantan Plt Sekda Batu, ini agar di Kota Batu tidak ada istilah jual beli ijazah dalam artian siswa tidak pernah sekolah, namun bisa mendapatkan ijazah, maka sebelum tiga syarat tersebut dipenuhi, ijazah mereka akan ditahan di kantor Dinas Pendidikan.
Tidak dipungkiri, tambahnya bila di kota ini masih banyak siswa yang mengikuti ujian kejar paket. Namun dengan adanya program sekolah gratis, maka bisa mengurangi siswa yang memilih jalan kejar paket itu.”Kami terus lakukan pemantauan. Sebab jika jual beli ijazah terjadi, maka pendidikan di Kota Batu akan kalah saing dengan daerah lainnya,”imbuhnya, yang menambahkan sebagian siswa kejar paket tahun lalu yang akhirnya telah memenuhi syarat, ijazahnya pun telah diserahkan. (mik/lyo)

Page 1 of 901

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »