Malang Post

Batu Agropolitan

Pacu Mutu Pendidikan, Disdikpora Gandeng USAID

Share
Para guru saat mengikuti pembinaan dari instruktur di kantor Dinas Pendidikan

BATU –Impian meningkatkan pendidikan di Kota Batu berkelas dunia, Dinas Pendidikan dan Olahraga kota ini melakukan berbagai terobosan. Salah satunya, menjalin kerjasama dengan USAID Prioritas (Prioritizing Reform, Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrator and Students).
Program kerjasama itupun Jumat (16/1) dilounching   di Ruang Bina Praja Pemkot Batu, dihadiri  Wakil Wali Kota  Punjul Santoso, Kepala Dinas Pendidikan Hj Mistin dan Silvana Erlina Provincial Coordinator (koordinator USAID Prioritas Jatim).
Punjul  menyambut baik kerjasama dengan USAID itu, dengan  harapan kehadiran USAID  ini bisa membuat dunia pendidikan di Kota Batu, semakin berkembang.
“Perlu berbagai terobosan dan inovasi. Langkah Dinas Pendidikan Kota Batu bermitra dengan USAID Prioritas, akan semakin meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah," ungkap Punjul Santoso di hadapan kepala SD/MI dan SMP/MTs, serta fasilitator program tersebut.
Program tersebut  berjangka  lima tahun, menggunakan dana bantuan dari USAID sebesar 83,7 juta dollar Amerika. Bentuk program berupa bantuan teknis, untuk mendukung dan mengawal kebijakan kurikulum yang dijalankan pemerintah.
Sedangkan kegiatannya  antara lain, pelatihan (ToT) di tingkat provinsi bagi fasilitator daerah terpilih. Pelatihan di tingkat kabupaten/kota bagi sekolah-sekolah mitra, serta pendampingan implementasi kurikulum dan manajemen kepala sekolah sesuai program dan tujuan USAID Prioritas.
Tahap awal USAID Prioritas, telah menyusun kerangka acuan kerjasama (KAK) dengan Pemkot Batu. Kota apel  ini sudah memilih beberapa sekolah yang akan dijadikan sekolah mitra, yakni 2 gugus sekolah dari Kecamatan Batu dan Bumiaji, sejumlah 16 SD/MI.
Untuk SMP, Dinas Pendidikan juga sudah menyiapkan 6 sekolah mitra baik negeri, swasta maupuan MTsN.
“Kami sudah mempunyai 15 fasda (fasilitator daerah) untuk tingkat SD/MI, juga 15 fasda tingkat SMP yang kesemuanya putra putri terbaik daerah yang mumpuni memberikan pelatihan,” terang Silvana Erlina.
Sivana menambahkan,  selain Kota Batu ada 3 kabupaten yang juga terpilih untuk bermitra dengan USAID Prioritas. Yakni, Kabupaten Banyuwangi, Jombang dan Kabupaten Lamongan.
Terpilihnya 4 kabupaten/kota itu,  didasarkan pada komitmen pemerintah daerah untuk memajukan pendidikan di wilayahnya, indeks mutu pendidikan, dan indeks prestasi manusia (IPM) dalam bidang pendidikan.
Selain itu, ke-4 kabupaten/kota tersebut juga telah menyediakan dana deseminasi khusus untuk mengembangkan program. Sedangkan kabupaten yang  lebih dulu sudah melaksanakan program ini , yaitu Kabupaten Madiun,  Pamekasan dan Kabupaten Blitar.
Mistin sendiri  optimis program ini akan meningkatkan kualitas pendidika. “ Kami  optimis bisa mewujudkan pendidikan berkelas dunia ini, apalagi SDM  kita sudah sangat mumpuni,” ujarnya. (muh/lyo)
comments

Page 10 of 1259