NOSTALGIA: Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko dan Dewanti Rumpoko menyanyikan lagu berjudul Sepasang Mata Bola ditemani dua penyanyi di sela-sela pembagian insentif untuk veteran, kemarin.

BATU – Pemkot Batu langsung mencairkan insentif terhadap veteran dan janda veteran seiring peringatan HUT ke-71 RI, Rabu (17/8) kemarin. Insentif terhadap veteran dan janda veteran sebanyak 204 orang ini diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu, Dewanti Rumpoko di Gedung Pancasila, Balai Kota Among Tani, Pemkot Batu.
Insentif tersebut berasal dari APBD Kota Batu melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja. Kepala Dinas Sosial Pemkot Batu Eko Suhartono mengatakan, insentif kepada para veteran dan janda veteran seharunys diberikan  setiap bulan. Sesuai permintaan veteran, penerimaan diberikan dua kali setahun, saat Peringatan Kemerdekaan RI dan Hari Pahlawan.
”Ada 204 orang yang menerima, yakni 68 veteran dan 136 janda veteran,’’ kata Eko.
Dia mengatakan, saat penerimaan, tidak semua veteran dan janda veteran hadir. Data yang dimiliki Dinas Sosial, dari 68 veteran hanya hadir 39, sedangkan janda veteran hadir sebanyak 91 roang.
”Sebanyak 29 veteran dan 45 janda veteran tidak hadir karena sakit,’’ tambah Eko sembari menyebutkan , Pemkot Batu memberikan insentif kepada veteran dan janda veteran Rp 250 ribu per bulan.
Pemberian insentif ini berbeda dari sebelum-sebelumnya. Itu karena para veteran ini tidak datang sendiri-sendiri, melainkan mereka dijemput oleh masing-masing kepala SKPD. Tidak terkecuali saat pulang, mereka juga diantar oleh kepala SKPD menggunakan mobil dinas milik Pemerintah Kota Batu.
Bukan itu saja, pemberian insentif kemarin, selain dihadiri pejabat pemerintah Kota Batu juga disaksikan Panglima Divisi II Kostrad, Mayjend Ganip. Bahkan, pria ini juga diminta Wali Kota Batu Eddy Rumpoko untuk memberikan sambutan. Tentu saja, permintaan tersebut langsung dituruti oleh jenderal bintang dua ini.
Pria asal Magelang ini sempat menitikkan air mata saat memberikan sambutan dan menceritakan pribadinya. ”Maaf, saya terbawa emosi jika bercerita orang tua,’’ katanya.
Ganip mengatakan jika ayahnya adalah seorang pejuang, dan saat ini dimakamkan di TMP Magelang. Dia pun mengatakan jika berdiri di tengah para veteran dan janda veteran dia pun merasakan berdiri di keluarga sendiri.
Ganip juga menceritakan  jika pasukannya sebulan lalu telah berhasil menembak mati pelaku teror Santoso. Bahkan dia juga mengatakan pagi kemarin pasukannya juga berhasil menembak jaringannya.
Pembagian insentif ini kian semarak, saat ER begitu Eddy Rumpoko akrab dipanggil tiba-tiba naik panggung. Pria ini mengajak sang istri, Dewanti Rumpoko untuk menyanyikan lagu berjudul Sepasang Mata Bola. Menurut ER, lagu tersebut memiliki makna yang sangat dalam. ”Syairnya kan dapat diartikan, yaitu pamit akan berperang,’’ katanya.
Dia juga mengatakan, lagu tersebut sengaja dibawakan dengan Dewanti karena sedikit memiliki memory. ”Saya suka lagu tersebut, dulu awal ketemu ibu juga pernah saya nyanyikan,’’ kata ER.(ira/feb)

Please publish modules in offcanvas position.