Malang Post

Batu Agropolitan

Kito, Tisa Makannya Rumput Singapore

Share
BATU - Mulai Minggu lusa, wisatawan yang berkunjung ke Batu Screet Zoo, bisa menikmati penambahan dua badak putih asal Afrika. Namanya pun keren, yakni Kito yang masih berumur 5 tahun, dan Tisa yang berumur 6 tahun . Keduanya  baru dua pekan lalu  dari Singapore Zoo.
Keberadaan  badak inipun telah  menyita perhatian masyarakat, yang berkunjung ke obyek wisata ini di hari pertamanya. Pasalnya baru kemarin (5/2) keduanya dilepaskan dari kandang setelah menjalani karantina.
Agung S, Marketing Jatim Park 2 mengungkapkan, kedatangan dua badak ini menambah daya tarik Secret Zoo. Hal ini merupakan hasil dari pertukaran satwa antara Secret Zoo dengan Singapore Zoo.
“Di Singapore memiliki banyak badak, kami tukarkan dengan koleksi yang ada di sini,” terang Agung.
 Sebelumnya Badak ini dikarantina selama 9 hari, selama itu petugas mengecek kesehatan Badak yang mengalami proses adaptasi tersebut. Selama itu, makanan yang diberikan pun bukan rumput biasa yang tumbuh di Indonesia. Secret Zoo sengaja membawa rumput dari Singapura dan sesekali dicampur dengan rumput Indonesia.
 Kapten Area Savana Batu Secret Zoo, Dedik Sanjaya menjelaskan bahwa Jatim Park Group sebenarnya mendatangkan 3 badak. Dua ekor ditempatkan di Batu Secret Zoo, satunya lagi melengkapi Maharani Zoo Lamongan.
Dalam sehari, badak-badak ini bisa menghabiskan kurang lebih 50 kg rumput. Untuk mempercepat proses adaptasi, Secret Zoo membuat kubangan lumpur dan kolam yang biasanya dipergunakan badak untuk menstabilkan suhu tubuh.
Sebelumnya perawat hewan di obyek wisata ini sudah sering merawat badak, hanya saja, badak yang dirawat adalah badak lokal, sementara badak kiriman dari Singapura belum pernah.
Beberapa hewan hasil pertukaran satwa juga sukses dirawat di Batu Secret Zoo, seperti sapi dari Texas, kucing, singa dan harimau India serta 17 satwa yang didatangkan dari Afrika. (muh/lyo)
comments
Last Updated on Tuesday, 24 February 2015 23:13

Page 10 of 31