Malang Post | Malang Post - Malang Post

Kota Batu

Salah satu peserta unjuk gigi dalam karnaval Desa Oro-Oro Ombo, kemarin.

BATU – Kehebohan karnaval Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Batu terjadi saat kades, Wiweko ikut berjoget dengan peserta. Sorakan dari penonton menambah semangat Wiweko untuk melenggangkan pinggulnya dalam aksi yang dilombakan tersebut.
“Karnaval ini merupakan rangkaian acara bersih desa ke-103,” kata Sukirman, Ketua Karang Taruna Desa Oro oro Ombo kepada Malang Post, Selasa (20/9) kemarin.
Karnaval tersebut merupakan rangkaian hari ketiga bersih desa. Sebelumnya, warga berziarah ke makam bedah kerawang Minggu (18/9)
dan hari keduanya Senin (19/9) ada siraman, langen beksan, campursari dan pagelaran wayang semalam suntuk. Sedangkan untuk hari terakhir, Rabu (21/9) akan digelar pengajian umum dengan Majlis Maulid Wat Ta’lim Riyadlul Jannah Korwil Kota Wisata Batu.
Pemerintah Desa Oro oro Ombo memberikan hadiah berupa trofi kepada kontingen karnaval kreatif. Pemberian trofi tersebut merupakan bagian dari piala bergilir untuk peserta karnaval Desa Oro-oro Ombo. Peserta karnaval terdiri dari tiga dusun, yakni Krajan sebanyak tujuh RW,  Dresel sebanyak tiga RW dan Gondorejo ada tiga RW.
Selain peserta dari 13 RW, pemerintah desa juga memberikan kesempatan kepada pengusaha-pengusaha memperkenalkan produknya. Tak kalah seru, pihak lembaga pendidikan juga mendelegasikan siswanya untuk memamerkan berbagai kreativitasnya. Serunya lagi, petani yang ada di desa Oro oro Ombo membawa berbagai hasil panennya untuk diserahkan kepada kepala desa.
“Ini merupakan hasil panen kami sebagai petani,” kata peserta saat memikul hasil pertanian.
Masyarakat juga terlihat antusias menyambut peserta karnaval. Buktinya, hampir setiap rumah di pinggir jalan perlintasan karnaval mengeluarkan minuman dan makanan ringan untuk peserta. Berbagai atraksi diperagakan peserta karnaval. Ada peserta mengenakan kostum unik, ada juga bergaya pemilihan duta wisata ala karnaval.
Partisipasi peserta sangat luar biasa, kata Wiweko, mereka dengan senang hati menyediakan minuman dan makanan di sepanjang jalan.
Ia berharap, acara bersih desa tersebut, desa Oro-Oro Ombo selalu dalam lindungan Allah SWT. “Aman, nyaman dan tahun depan akan kita buat dengan lebih meriah lagi,” tutup Wiweko. (mgh/feb)

Please publish modules in offcanvas position.