MASA DEPAN: Mereka tidak hanya sekedar ingin mengentaskan kota bebas anak jalanan, tapi lebih ke arah humanitas yang memang sudah seharusnya didapat anak jalanan. (Komunitas Save Street Child Of Malang for Malang Post)


MALANG – Sebagai sekumpulan anak muda yang peduli dengan pendidikan anak kurang beruntung yang ada disekitarnya, mereka tidak hanya sekedar berbagi ilmu biasa. Kegiatan menyalurkan ilmu yang dilakukan pun tergolong sangat menyenangkan dan membuat anak jalanan yang turut di dalamnya merasa ketagihan dan senang dengan kunjungan mereka.
Kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan selalu berhubungan dengan pemberdayaan anggota melaui workshop, kajian dan diskusi. Pemberdayaan anak-anak dengan pengetahuan dan kreativitas (bermain sambil belajar), pemenuhan kebutuhan dengan membuka portal donasi sembako, maupun pakaian-pakaian layak pakai, atau membuka kesempatan untuk menjadi orang tua dan kakak asuh.
Dengan beragam kegiatan yang menyenangkan itu, berbagai tujuan yang ingin dicapai pun sedikit demi sedikit mulai direalisasikan. Mereka tidak hanya sekedar ingin mengentaskan kota bebas anak jalanan, tapi lebih ke arah humanitas yang memang sudah seharusnya didapat anak jalanan.“Kualitas lebih ditekankan dan pergerakan kita lebih ke arah konsep mikro ketimbang makro,“ jelasnya.
Sehingga, lanjut Arsyad, fokusnya adalah per individu. Karena manusia itu unik dan memiliki kebutuhan berbeda, meskipun kecil dan mungkin tidak berdampak besar, tapi konsistensi dan kegiatan yang memiliki fokus lebih jelas pengukurannya dan lebih menitikberatkan pada pengembangan karakter baik dari anak-anak itu sendiri, maupun anggota komunitas. “Karena proses belajar itu selalu dua arah,” katanya.
Selain itu, SSCM dapat menjadi laboratorium pengabdian masyarakat anak-anak muda yang sadar dan peduli, serta mau beraksi untuk perubahan kecil yang mungkin akan berdampak besar. Tidak ada yang bisa memastikan keberlangsungan masa depan selain Tuhan, namun manusia berhak mengupayakan semaksimal mungkin agar tercapai masa depan yang lebih baik. Secara mikro, komunitas ini memupuk harapan dari anak-anak tersebut, dan secara makro yakni menyelamatkan generasi bangsa.
Dengan begitu, sekelompok anak muda ini berharap nantinya komunitas ini dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang lebih berguna lagi. Diantaranya dengan pembangunan karakter dari tiap anggota dan anak-anak jalanan yang diperhatikan bersama, pengetahuan akan kondisi sosial dan demografis masyarakat sekitar (tiap kota berbeda tentunya), pemahaman dan praktek advokasi untuk anak-anak dan orang-orang marjinal. Jaringan antarlembaga, antartokoh dan antarmasyarakat yang luas. Serta program-program dan kegiatan-kegiatan yang mendukung tercapainya tujuan bersama dalam lingkup nasional. “Kami terdiri dari berbagai volunteer, crew, dan sahabat SSCM yang selalu bersinergi dan setia mencurahkan hati kami untuk adik-adik,” tambahnya sembari tersenyum. (pit/udi)
loading...

Halaman 1 dari 126

Please publish modules in offcanvas position.