Malang Post

Kriminal

Biadab, ABG Cabuli Balita

Share
Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, M.Hum

MALANG - Perhatian orangtua terhadap anak harus perlu ditingkatkan lagi. Seorang anak remaja di Desa Sedayu, Kecamatan Turen, berinisial GG, 14 tahun, dilaporkan melakukan pencabulan. Korbannya anak di bawah umur. Sebut saja namanya Bunga, 4,5 tahun tetangganya sendiri.
Kasus pencabulan tersebut, saat ini sedang dalam tahap penyelidikan petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang. "Laporannya sudah kami terima. Kasusnya masih kami selidiki dengan meminta keterangan saksi. Termasuk memintakan visum korban ke rumah sakit," ujar Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, M.Hum kepada Malang Post, kemarin.
Diperoleh keterangan, pencabulan yang dialami oleh Bunga, terjadi Sabtu (25/7) lalu di dalam rumah GG. Kejadiannya saat rumah GG sepi. Bunga saat itu sedang bermain ke rumahnya.
Entah setan apa yang merasukinya, saat bermain itu, Bunga dipanggil oleh GG. Selanjutnya GG mencabuli dengan memasukkan tangannya ke dalam celana Bunga. Korban yang sempat menolak, diancam akan dipukul jika tidak mau.
Setelah puas melakukan pencabulan, GG lantas menyuruh korban pulang. Ia meminta Bunga untuk tidak menceritakan apa yang terjadi, termasuk kepada orangtuanya. Jika berani menceritakan Bunga diancam akan dipukul.
Peristiwa pencabulan ini terbongkar, berawal dari kecurigaan orangtua korban. Saat itu, orangtuanya hendak memandikan Bunga. Namun Bunga menolak. Curiga dengan perlakuan anaknya, orangtuanya mencoba bertanya tetapi korban tetap diam.
Bunga baru bercerita kepada saudaranya yang berusia 6 tahun. Mendapat cerita itu, saudaranya lantas mengadukan kepada orangtua Bunga. Karena tidak terima dengan kejadian itu, orangtuanya lalu melaporkannya ke Polres Malang.(agp/aim)
comments

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL