Malang Post

You are here: Kriminal

Kriminal

Polisi Tembak Rampok Komplotan Mat Sapi

KEPANJEN- Satu lagi pelaku perampokan lintas kota/kabupaten di Jawa Timur berhasil diringkus tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Malang dini hari kemarin. Ikhwanto alias Tatok, 27 tahun, terpaksa ditembak kaki kirinya lantaran melawan, saat akan dilakukan penangkapan di salah satu rumah di Jalan Sulfat Blimbing Kota Malang.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat mengatakan, tersangka Tatok merupakan satu jaringan dengan Widodo Dwi Prasetyo yang sudah ditangkap sebelumnya. “Tersangka salah satu dari 12 pelaku perampokan yang beraksi di Kabupaten Malang dan daerah lainnya di Jatim,” ujarnya kepada Malang Post kemarin
Dijelaskan mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini, tersangka Ikhwanto alias Tatok merupakan warga Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Saat itu, Buser Reskrim Polres Malang mengendus tersangka pulang ke rumahnya. Kemudian, tersangka dibuntuti hingga ke suatu rumah di daerah Jalan Sulfat Blimbing, Kota Malang.
“Saat itu, petugas kami telah memastikan identitas tersangka tersebut sehingga dilakukan penangkapan tersebut. Saat dilakukan penangkapan, tersangka mencoba melarikan diri lewat halaman belakang dan membawa senjata. Sehingga terpaksa kami lumpuhkan,” kata perwira pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Penangkapan tersangka itu, bekerjasama dengan pihak Polres Malang Kota. Tersangka dilumpuhkan kaki kirinya dengan timah panas petugas, kemudian dibawa ke UGD RSSA Kota Malang. Setelah dirawat dan luka tersangka diperban, kemudian dibawa ke Mapolres Malang.
“Tersangka ini sedikitnya merampok empat lokasi di wilayah hukum Polres Malang. Rinciannya yakni di Tumpang, Wajak, Tajinan dan Poncokusumo,” terang pria berkacamata ini. Saat menjalankan aksinya di Poncokusumo, diketahui tersangka menyatroni rumah juragan selep padi pada tahun 2013 silam.
Selain di Kabupaten Malang, dia bersama komplotannya juga beraksi di Mojokerto, Lamongan dan Bojonegoro. Sedangkan tiga pelaku jaringan tersangka yang sudah ditembak mati Buser Satreskrim Polres Gresik yakni Mat Sapi, Heni serta Kancil.
Dikatakannya, tugas tersangka Dwi Prasetyo ini sebagai pengintai target tempat yang dituju untuk dirampok dan sekaligus eksekutor. “Tersangka ini sangat berbahaya, lantaran tusanya penting dan ganda. Sehingga saat mencoba melarikan diri, terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas kaki kirinya,” kata dia.
Saat digrebek, tersangka bersama seorang temannya. Hanya saja, orang tersebut tidak ditangkap dan hanya sebatas dimintai keterangan. (big/aim)     

Page 1 of 995

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »