1.068 Warga Binaan Dapat Remisi


MALANG - Sejumlah 1.068 warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Lowokwaru Malang mendapatkan remisi. Kepala Lapas Lowokwaru Kelas I Malang, Krismono Bc. IP., SH., mengatakan remisi ini merupakan remisi dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1437 H tahun ini.
“Dari jumlah tersebut terdapat 24 warga binaan yang mendapatkan remisi bebas secara keseluruhan. Sedangkan yang lain mendapatkan pemotongan sisi masa tahanan,” ungkap Krismono saat dihubungi Malang Post, Kamis (7/7).
Ia menjelaskan, sejumlah 24 warga binaan bebas saat hari H Idul Fitri. Hal ini memang sudah merupakan kegiatan rutin tahunan sekaligus menjadi berkah di bulan Ramadan bagi warga binaan yang memang ber hak mendapatkan kebebasannya.
Krismono berujar kembali, untuk warga binaan yang lain diberikan pengurangan sisa masa tahanan. paling banyak adalah potongan dua bulan dan paling sedikit 15 hari. Selain itu, warga binaan juga tidak semua mendapatkan remisi khusus tersebut.
Pasalnya, harus memenuhi syarat. Yakni berkeyakinan agama Islam, memiliki catatan kelakukan baik, menjalani masa pidana lebih dari enam bulan dan banyak mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan lapas.
“Kami memang selekti betul siapa yang berhak mendapatkan remisi hingga dari jumlah keseluruhan semua tidak ada yang ditolak permohonannya,” tandasnya.
Menurut catatan Malang Post, jumlah warga binaan yang mendapatkan remisi lebaran tahun ini, dibandingkan tahun lalu, mengalami penurunan. Pada tahun 2015 warga binaan yang mendapatkan remisi di Lapas Lowokwaru terdapat sejumlah 1.312 warga. Sedangkan pada tahun 2014 terdapat 1.308 warga binaan.
”Sebelum Lebaran, pihak lapas telah mendata napi yang secara peraturan bisa diusulkan mendapat remisi,” tandas Krismono.  (Ica)