Ditinggal Salat, Motor Amblas

Di halaman Masjid Nurul Hidayah, sepeda motor Honda Vario milik Ajang Kusmana raib

KEPANJEN- Awas ! pelaku pencurian sepeda motor kembali beraksi di Kabupaten Malang. Seorang guru bernama Ajang Kusmana, warga Jalan Anggrek Desa Cepokomulyo Kecamatan Kepanjen ini menjadi korbannya. Pria berusia 45 tahun ini terpaksa merelakan sepeda motornya Honda Vario N 6233 EU, digondol maling .
Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian lebih dari Rp 16 juta. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani Satreskrim Polres Malang. “Laporan kehilangan sepeda motor itu sudah masuk. Saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan,” ujar Kasubag Humas Polres Malang AKP Ni Nyoman Sri Efiliandani kepada Malang Post.
Dijelaskannya, peristiwa yang dialami korban itun terjadi pada Senin (16/3) sekitar pukul 19.30. Saat itu, korban berangkat dari rumahnya dengan tujuan Masjid Nurul Hidayah Jalan A Yani Kecamatan Kepanjen, untuk menunaikan salat Isya. Kemudian, korban memarkir sepeda motor miliknya di halaman masjid dalam keadaan terkunci.
Korban masuk ke dalam masjid tersebut untuk menunaikan salat Isya. Setelah menunaikan salat, korban berniat pulang. Namun, alangkah kagetnya korban saat keluar dari masjid, mengetahui sepeda motornya sudah tidak berada di tempat. Kemudian korban menanyakan warga sekitar terkait keberadaan sepeda motornya.
“Karena tidak ada yang mengetahui keberadaan motornya, korban lalu ke SPKT Polres Malang untuk membuat laporan kehilangan,” terang mantan Kapolsek Pakisaji ini. Setelah menerima laporan itu kata dia, petugas bergegas menuju lokasi kejadian untuk memintai keterangan dari masyarakat sekitar masjid.
Sedangkan saat kejadian pencurian berlangsung, situasi dari sekitar lokasi kejadian sedang ramai. “Karena lokasi itu merupakan tempat umum, jadi banyak masyarakat yang lewat dan berlalulang di sekitar lokasi kejadian,” terang Perwira Pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya. Dikatakannya, pelaku pencurian itu termasuk nekat.
Karena memberanikan diri beraksi di tempat yang ramai dan di pinggir jalan raya. “Bisa jadi pelaku ini profesional. Karena sangat cepat dalam menjalankan aksinya,” imbuhnya. Selanjutnya dia menghimbau kepada masyarakat untuk waspada daalam menjaga sepeda motornya. Mengingat, pelaku pencurian sepeda motor kembali beraksi (big/feb).