Selokan Danau Toba Kembali Makan Mobil

MALANG – Selokan Jalan Danau Toba (depan Giant) kembali memakan mobil. Ya, selokan tersebut lebih dari lima kali menelan mobil dan motor. Paling gress adalah  mobil Ford Laser keluaran tahun 1982 bernopol N 1342 BJ milik Dadang warga Jalan Selat Karimata Kota Malang.
"Saya tidak tahu, tiba-tiba mata saya gelap. Dan waktu saya melek, sudah mobil sudah jatuh dan banyak orang melihat saya," kata Dadang kepada Malang Post, masih dalam posisi lemas di dekat pom bensin Sawojajar.
Yang aneh adalah, lebar selokan diperkirakan hanya sekitar 2 meter. Sedangkan, bodi mobil rata-rata memiliki lebar 2,5 meter. Makanya, mobil yang ditelan selokan itu, selalu dalam posisi miring. Lebih aneh lagi, Dadang mengaku mengendarai mobilnya sangat pelan, sekitar 30-40 kilometer per jam.
"Kata orang, memang disini sudah sering kejadian. Bahkan ada yang bilang, kejadiannya sudah lebih dari 10 kali," lanjut pria berusia 55 tahun ini.
Keterangan yang berhasil dihimpun, memang di Jl Danau Toba itu, banyak kendaraan nyemplung ke sana tanpa alasan yang jelas. Bahkan, kecelakaan di jalan yang menikung sekitar 45 derajat itu, pernah menyebabkan pengendara sepeda motor, kepalanya bocor. Warga sekitar menilai, ini karena tempat tersebut angker.
Sementara musibah yang menimpa Dadang ini terjadi kemarin (17/3/15) sekitar 15.30 WIB. Saat itu, Dadang sedang mengendarai mobilnya dari arah Timur ke Barat. Kurang 50 meter dari pom bensin Sawojajar, saat jalan menikung sedikit, mobilnya oleng dan menabrak marka jalan.
"Prang", tersungkurlah mobil Dadang ke selokan yang ada di selatan jalan itu.
Dadang menuturkan, dia ingin pergi ke rumah temannya yang ada di kawasan Janti. Dadang mengendarai mobilnya sangat pelan. Dia mengaku, tidak memiliki rekam penyakit apapun yang bisa membuat pandangannya gelap. Tapi ketika ditanyai apakah ada pengaruh mistis, dia menjawab,
"Ya tidak tahu juga, katanya disini memang sering begitu," katanya.
Sampai kemarin sekitar pukul 17.00 WIB, belum ada mobil derek yang datang. Pantauan Malang Post, mobil Dadang rusak parah. Kacanya pecah semua, body mobil penyok.
Hebatnya, dia tidak mengalami luka berat sama sekali. Hanya goresan sepanjang 10 cm di lengan tangan kanannya yang terluka. "Mungkin karena saya pakai batu akik ini, jadi selamat dari maut," candanya sambil menunjukkan dua batu akik warna oranye dan hijau di jari-jarinya.
Wartawan Malang Post yang ngepos di wilayah Kota Malang, hampir seluruhnya pernah meliput kecelakaan di Danau Toba. Bahkan fotografer Guest Gesang juga pernah nyaris dimakan selokan itu.
“Pernah sekali motret, ada sepeda motor nyemplung di situ,“ ujarnya.
Adapun wartawan lain seperti Vandri Battu mengaku juga pernah meliput mobil masuk selokan Danau Toba. Termasuk Bagus Ary Wicaksono yang melihat langsung pikap masuk di selokan selebar sekitar dua meter itu.
“Bisa jadi karena berada di dekat tikungan, biasanya mobil dan sepeda motor kencang melaju, kemudian terpeleset ketika ada air,“ imbuh Guest Gesang.(erz/ary)