Anggota Brigif Dibacok Penderita Gangguan Jiwa

JABUNG – Cresshh, darah segar mengucur deras dari leher kiri Kopka Wawan, anggota Brigif Linud 18, Jabung ini Minggu (22/3) petang kemarin. Wawan langsung ambruk, dengan luka menganga di leher kirinya. Wawan sempat menghindar, tapi serangan terus dilakukan Kurdiantoro, 24  tahun, warga Jalan Patimura RT02 RW04, Desa Kemantren, Jabung.
Melihat korbannya ambruk, pelaku langsung kabur. Dia tidak kabur ke tempat lain layaknya pelaku kriminal pada umumnya. Dia memilih pulang ke rumahnya. Sedangkan Wawan dibawa ke RST Soepraoen oleh anggota lainnya yang mengetahui Wawan ambruk dengan luka serius.
“Dari keterangan saksi di TKP nama Kurdiantoro kami dapatkan. Petang itu juga kami datangi rumahnya, untuk kemudian dia kami tangkap,’’ kata Kapolsek Jabung AKP Yatmo kepada Malang Post, kemarin.
Dalam pemeriksaan awal, Yatmo mengatakan Kurdiantoro mengalami gangguan kejiwaan. Hingga saat ini tersangka masih menjalani terapi  kejiwaan di RSSA Malang. “Kami menitipkan tersangka di Polres Malang, karena dia mengalami gangguan kejiwaan. Berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan laboratorium kejiwaan RSSA Malang, sampai saat ini tersangka masih menjalani terapi kejiwaan,’’tambahnya.
Penganiayaan itu dijelaskan Yatmo, terjadi sekitar pukul 17.00, di area lapangan tembak Brigif Linud 18 Jabung. Dari beberapa keterangan saksi menyebutkan, saat itu Kurdiantoro sedang mencari rumput di area lapangan tembak tersebut. Saat sedang mencari rumput ini, tiba-tiba datang Kopka Wawan. Pria 35 tahun ini, langsung mengingatkan Kurdiantoro untuk tidak menyabet rumput di area tersebut.
“Korban sempat mengingatkan tersangka agar pindah, tidak mengambil rumput di area lapangan tembak, alasannya karena lapangan tersebut akan digunakan latihan menembak,’’ tambah Yatmo.
Tapi bukannya berpindah dari lapangan tembak, sebaliknya dia langsung menyerang korban. Pelaku tidak menyerang dengan tangan kosong, tapi dia memegang celurit di tangan kanannya.Beberapa kali celurit tersebut disabetkan pelaku ke tubuh korban.
Awalnya Wawan sempat menghindar. Tapi karena terus diserang, celurit tersebut akhirnya mengenai leher kiri korban. (ira/aim)