Polisi Periksa Lima Warga Tetangga Rukoyyah

TUREN-Teka-teki penyebab kematian Rukoyyah, 29 tahun, warga Jalan Hayam Wuruk RT 14 RW 04 Desa Udaan, Kecamatan Turen, hingga kini belum diketahui. Petugas kepolisian masih menyelidiki kasus yang diduga dibunuh itu. Polisi sudah memeriksa sedikitnya lima orang warga sekitar.
Perwira Unit (Panit) Reskrim Polsek Turen Ipda Poernomo mengatakan, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban Rukkoyah, pihaknya menunggu hasil visum. “Mungkin dalam waktu dua hingga tiga hari kedepan, hasil visum dari RSSA Malang keluar,” ujar Pornomo kepada Malang Post kemarin.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rukoyyah ditemukan tewas Minggu (22/3) sotre di sumber tempat biasa dia mandi. Sebelumnya, korban pamit kepada keluarganya untuk keluar mandi di sumber tersebut. Tapi, sekitar dua jam kemudian, dia ditemukan tewas tak bernyawa di sekitar sumber. Ada dugaan dia dibunuh karena banyak luka lebam dibagain tubuhnya.
Dijelaskannya, hasil visum ini sangat penting untuk mengetahui penyebab kematian korban. Selain itu, sebagai acuan penyidik untuk mengambil langkah selanjutnya.
 “Jika dilihat secara kasat mata, memang terjadi kejanggalan di tubuh korban. Namun, harus dipastikan melalui visum tersebut,” terang mantan Kanit Reskrim Polsek Singosari ini.
Sebagian masyarakat sekitar menduga penyebab kematian korban, adalah dibunuh. Hingga setelah kejadian, pihaknya mengamnkan IS, yang diduga melakukan pembunuhan. Namun, karena tidak ada alat bukti dan saksi yang menyatakan IS sebagai pembunuh korban, maka yang bersangkutan dibebaskan.
“Kami saat ini masih melakukan pendalaman. Hingga hari ini (kemarin, red) terdapat lebih dari lima orang yang telah kami periksa,” terang Perwira Pertama (Pama) dengan satu balok di pundaknya ini.
Selain itu, dia tengah menyisir sekitar sungai, tempat dimana korban ditemukan. Korban ditemukan di sumber tidak jauh dari rumahnya. Tidak ada barang milik korban yang hilang. Namun, penemuan barang bawaan korban yang terpencar, menjadi sebuah keanehan tersebdiri. Yakni ditemukan peralatan mandi milik korban diluar bilik mandi, termasuk celana dalamnya. Sedangkan payung milik korban, ditemukan di perjalanan menuju sumber tersebut.
“Masih kami dalami beberapa kejanggalan itu. Yakni, melalui olah TKP yang telah dilakukan sebelumnya,” terangnya. (big/aim)