SMAK Yos Sudarso Disatroni Maling

SMAK Yos Sudarso yang usai kemalingan, tampak sepi kemarin siang

KEPANJEN- Lembaga pendidikan kembali menjadi sasaran pelaku pencurian. Kali ini, Sekola Menengah Atas Katolik (SMAK) Yos Sudarso di Jalan Kawi Kecamatan Kepanjen, menjadi sasaran pencurian pada Selasa (24/3) dini hari. Uang senilai Rp 750 ribu dan sebuah ponsel, diembat oleh pelaku pencurian.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kejadian, sekolah tersebut dijaga oleh dua orang satpam. Pelaku masuk melalui halaman belakang sekolah dengan mencongkel jendela dapur menggunakan linggis.  Di dalam, pelaku menuju ruang tata usaha (TU). Dari tempat itu, pelaku mengembat uang senilai Rp 750 ribu dan sebuah ponsel.
“Uang itu, merupakan uang kas guru-guru yang ada di sini. Sedangkan ponsel itu milik seorang guru yang kebetulan tertinggal,” ujar salah seorang guru SMAK Yos Sudarso yang enggan namanya dikorankan.
Dia menambahkan, pelaku pencurian diduga hanya seorang diri. Karena sebenarnya, masih ada barang berharga lain yang bisa dicuri, seperti laptop dan LCD. Sedangkan untuk uang, terdapat di ruangan kasir. Sebagian besar uangnya, telah disimpan di bank.
“Mungkin pelakunya terburu-buru, sehingga tidak sempat membawa  laptop itu,” imbuhnya.
 Kemudian pelaku tersebut keluar dari dimana tempatnya masuk. Dia juga memperkirakan, pelaku tersebut, bisas saja baru pertama kali menjalankan aksinya. Sehingga tampak amatir dan kurang tergesa-gesa dalam menjalankan aksinya
Peristiwa ini diketahui pertama kali oleh penjaga sekolah. Saat itu, curiga dengan kondisi pintu ruangan TU yang sudah terbuka. Sedangkan saat dilakukan pengecekan, di dalam ruangan sudah berantakan. Kemudian penjaga itu melaporkan kepada Kepala Sekolah dan membuat laporan ke kepolisian.
 “Laporan pencurian itu, sudah masuk. Saat ini, masih proses penyelidikan,” ujar Kasubag Humas Polres Malang AKP Ni Nyoman Sri Efiliandani. (big/aim)