DiRingkus di Lesanpuro dan Sukun

MALANG – Peredaran narkotika yang terselubung, membuat mata rantai jaringan ini sulit diputus. Berbagai upaya sudah dilakukan oleh pemerintah, BNN (Badan Narkotika Nasional) dan Kepolisian untuk menghentikannya, namun masih kesulitan. Faktanya peredaran barang haram tersebut, sampai sekarang ini masih marak di Kota Malang.
Awal pekan lalu, Satuan Reskoba Polres Malang Kota menangkap dua orang budak narkotika jenis sabu-sabu (SS). Keduanya diamankan di dua lokasi berbeda. Mereka diketahui sebagai pengguna serta pengecer serbuk putih.
Keduanya adalah Wage Surya Dilaga alias Boneng, warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Gg II Malang. Pemuda berusia 25 tahun ini, ditangkap di pinggir Jalan Lesanpuro Gg I E, Kecamatan Kedungkandang. Saat diamankan, Boneng sedang duduk di atas motornya sembari menunggu seseorang.
“Dari penangkapan WSD (Wage Surya Dilaga, red) kami mengamankan barang bukti sebanyak 32 poket sabu-sabu seberat 14,17 gram. SS tersebut kami temukan di dalam bungkus lampu yang disimpan dalam jok sepeda motornya,“ ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.
Dalam pemeriksaan, Boneng mengatakan kalau SS tersebut milik temannya berinisial VRG yang kini masih buron. Ia mengaku hanya diminta untuk menjual saja. Setiap poket SS yang terjual, Boneng mendapat komisi sebesar Rp 50 ribu.
“Tersangka sudah tiga kali ini mendapat pasokan SS dari temannya VRG. Pertama dan kedua sebanyak 10 poket, dan terakhir sebanyak 32 poket belum sempat terjual,“ tutur Nunung.
Satu tersangka lagi adalah Sianto Adi, 48 tahun, warga Sukun Gempol, Kecamatan Sukun. Ia ditangkap depan Jalan S Supriadi (Sukun) Gg IV Malang. Dari penangkapannya, polisi mengamankan sepoket SS. Barang haram tersebut, ditemukan di sela-sela helm yang digunakannya.
Sianto mengatakan barang haram tersebut dibeli dari seorang temannya berinisial GT, warga Desa Kademangan, Kecamatan Gondanglegi, seharga Rp 400 ribu. “Pengakuannya SS tersebut untuk dipakai sendiri, tidak untuk dijual. Ia mengatakan sudah dua kali ini membeli SS pada GT,“ ujar Nunung.
Menurutnya, penangkapan kedua budak narkotika tersebut berdasarkan informasi masyarakat. Selanjutnya petugas langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Hasilnya ketika keduanya kedapatan membawa barang bukti, polisi langsung menangkapnya.(agp/nug)