Pencuri Kotak Amal Dihajar Hingga Tewas

Warga Kauman Baru Kepanjen Ngamuk
KEPANJEN - Aksi massa terhadap pelaku tindakan kejahatan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Massa di sekitar Musala Waqaf Nur Iman, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kampung Kauman Baru, Kelurahan/Kecamatan Kepanjen, menghakimi seorang maling kotak amal.  Pelaku pencurian kotak amal tersebut akhirnya tewas.
Maling kotak amal hingga sore kemarin tidak diketahui identitasnya alias Mr X. Saat ini mayat pencuri kotak amal tersebut masih berada di kamar jenazah RSSA Malang.
Pria tewas tersebut memiliki ciri-ciri antara lain, umur sekitar 25 tahun, perawakan agak kurus dengan tinggi sekitar 165 sentimeter. Saat ditemukan, dia mengenakan kaos merah bertuliskan suardian.
Informasi yang  berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30. Saat itu, pencuri yang menggunakan kaos merah itu, masuk ke dalam musala. Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam ruangan takmir musala, yang terletak di depan.
Dari dalam ruangan takmir itu, pelaku menggondol sebuah kotak amal berukuran kecil, terbuat dari kayu. Aksinya ternyata dipergoki oleh warga dan takmir. Mereka secara diam-diam melakukan pengepungan di sekitar musala. Tujuannya, supaya pelaku tersebut tidak bisa kabur.
Tidak lama kemudian, pelaku keluar musala sambil membawa kotak amal. Warga yang sudah menyanggong lumayan lama langsung mengejar dan menghajar beramai-ramai. Puluhan massa membabi buta menghakimi pelaku hingga meregang nyawa. Petugas kepolisian yang menerima informasi tersebut, langsung bergegas menuju lokasi kejadian dan langsung  olah TKP.
Menurut Takmir Musala Waqaf Nur Iman, Saliman, di tempat tersebut,  sering terjadi kehilangan kotak amal. “Tercatat sudah 10 kali kami kehilangan kotak amal. Untuk itu, kami dan masyarakat yang ada di sekitar musala ini, sudah gerah. Sehingga melakukan aksi massa ini,” ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, massa saat itu sudah tidak bisa dikendalikan. Karena mereka sudah naik pitam, terhadap aksi yang dilakukan oleh pelaku tersebut. Menurutnya, pelaku ini, tidak sekali ini saja melakukan pencurian kotak amal. Melainkan telah berkali-kali, seperti yang terekam melalui CCTV yang dipasang di dekat musala tersebut.
“Kami memasang CCTV untuk mengetahui aksi kriminalitas. Selain kotak amal sering dicuri, sepeda motor milik warga juga hilang,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Sedangkan saat diperiksa petugas disekujur tubuhnya, pelaku tidak mengantongi identitas. Warga sekitar, juga tidak ada yang mengenal pelaku ini.
“Pelaku ini, memang sering berkeliaran di sekitar sini. Namun, tidak ada yang mengetahui namanya dan berasal dari mana,” terang Saliman. Sedangkan terkait peristiwa ini, Kasat Binmas Polres Malang AKP Dwiko Gunawan mengimbau warga yang memergoki aksi kejahatan, supaya tidak main hakim sendiri.
“Bila menemukan kejahatan, bisa melaporkan kepada kami. Biarlah petugas kepolisian yang melakukan penindakan, terhadap pelaku kejahatan,” terangnya terpisah. (big/feb)