Korban Jambret Zainul Bertambah

MALANG – Masih ingat dengan Zainul Arifin, pelaku jambret kebal senjata yang ditangkap beberapa waktu lalu ?. Korban penjambretan yang dilakukan warga Jalan Gadang Gg 21 C ini Malang bertambah. Kali ini korban yang melapor adalah Ikadia Novita, 28 tahun, warga Jalan Trunojoyo, Kecamatan Gondanglegi.
Korban diketahui sebagai seorang guru pegawai negeri sipil. Ia menjadi korban jambret di Jalan Mayjen Sungkono, Kedungkandang, pada 18 Maret 2015 lalu sekitar pukul 15.00. Namun kejadian tersebut baru dilaporkan kemarin. Sebab pasca dijambret, Ikadia harus dirawat di rumah sakit. Ia mengalami luka di kepala setelah jatuh dari motor.
“Laporannya baru kami terima. Sebelumnya saat kejadian korban memang belum melapor karena kondisinya masih sakit. Diketahui kalau Ikadia ini, menjadi salah satu korban jambret yang dilakukan Zainul, berdasarkan barang bukti yang kami temukan dari tangan tersangka,” terang Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Putu Mataram.
Dengan ada tambahan satu korban penjambretan ini, maka total ada sembilan TKP jambret yang dilakukan Zainul Arifin, selama bulan Maret ini. Rinciannya di wilayah Kecamatan Sukun ada empat TKP, Kecamatan Kedungkandang ada tiga TKP. Kecamatan Klojen serta Blimbing, masing-masing satu TKP.
Peristiwa jambret yang dialami Zainul ini, berawal saat korban naik motor sendirian. Ia berniat pulang ke rumahnya. Ketika melintas di lokasi, motor korban dipepet dua pelaku yang berboncengan sepeda motor. Salah satu pelaku, langsung menarik tas berisi laptop, dua HP serta dompet berisi identitas penting.
Mungkin saking kuatnya tarikan yang dilakukan pelaku ini, membuat korban terjatuh dari motor. Kepalanya membentur median jalan. Sedangkan pelaku saat itu berhasil kabur membawa tas milik korban.
“Sampai saat ini, kami masih mengembangkan kasusnya. Karena masih ada pelaku yang belum tertangkap. Termasuk korban penjambretan yang dilakukan oleh Zainul Arifin ini, diperkarakan masih ada lagi,” jelasnya.(agp/nug)