Jambret Nyaris Tewas Dihajar Massa

WAGIR - Narimin, 35 tahun, warga Dusun Baran Ramban RT 3 RW 5 Desa Randugading Kecamatan Tajinan, menjadi bulan-bulanan massa, setelah terpergok menjabret kalung milik Misti, 60 tahun, warga Desa Mendalanwangi Kecamatan Wagir, pada minggu dini hari kemarin, sekitar pukul 04.00 WIB di depan warung korban.. “Pelaku ini, sudah membuntuti korban sejak beberapa hari ini. Tujuannya, untuk mengetahui kebiasaan korban, supaya mudah menjalankan aksinya,” kata Kapolsek Wagir AKP Yusuf Suryadi kepada Malang Post kemarin.
Setelah mengetahui kebiasaan korban yang mandi di sungai dekat rumahnya menjelang subuh, pelaku melancarkan aksinya dini hari kemarin. Setelah mandi, korban masuk ke rumah yang sekaligus dijadikan warung. Modusnya, pelaku berpura-pura menyaru membeli rokok. Pelaku ini membayar dengan pecahan uang Rp 50 ribu.
 “Saat itu, korban bilang kepada tersangka, bahwa tidak ada kembaliannya. Saat itu juga, tersangka menyambar kalung yang dipakai di leher korban,” terang mantan Perwira Urusan (Paur) Sistandardisasi Subdit Kemanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jatim ini.
Hal itu membuat korban berteriak jambret yang menguundang massa dari warga sekitar.
Saat pelaku hendak kabur dengan sepeda motornya, puluhan warga mengepung tersangka. Seketika itu juga, massa langsung menghakimi pelaku. Petugas Polsek Wagir yang mendapat informasi itu, bergegeas menuju lokasi kejadian. Beruntung dengan kesigapan petugas, pelaku dapat terselematkan nyawanya, meski sudah babak belur.
 “Tersangka ini, juga diketahui membawa senjata tajam (Sajam) jenis parang. Bisa jadi, sajam itu dipergunakan oleh pelaku untuk melakukan perampokan,” terang Perwira Pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya.
Dengan kondisi babak belur, tersangka beserta barang bukti kalung milik korban, sebuah parang dan sepeda motor Suzuki Nek N 2655 BX  yang dijadikan sarana beraksi, di gelandang ke Mapolsek Wagir.
“Melalui hasil pemeriksaan, tersangka ini diketahui sering beraksi di Desa Mendalanwangi dan sekitarnya. Saat ini, kami sedang mengembangkan kasusnya, apakah ada pelaku lainnya. Termasuk apakah ada tindak kejahatan lain yang dilakukan oleh tersangka ini,” tandasnya. (ira/big/aim)