Rindu Ayah, ABG Bobol Rumah

Tersangka WAW, saat diperiksa oleh petugas SatreskrimPolres Malang, kemarin siang

KEPANJEN- Maling, maling, maling !!! Begitu teriak Susanto, warga Jalan Kerta Rejasa RT 66 RW 10 Kelurahan Candirenggo Kecamatan Singosari, begitu mendapati sosok orang tidak dikenal di dalam rumahnya. Pria berusia 35 tahun ini, memergoki WAW, 16 tahun, yang ketahuan mencuri handphone dan dompet miliknya.
Begitu memorgiknya, korban langsung membawa ABG berdomisili di Sumbermanjing Wetan (Sumawe) ini, ke Mapolsek Singosari.
 “Karena tersangkanya masih di bawah umur, maka dilimpahkan kepada kami,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo SH Mhum kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, aksi pencurian yang dilakukan tersangka terjadi pada Kamis (9/4) dini hari kemarin. Modus yang dilakukan saat melakukan pencurian itu, yakni dengan masuk ke dalam rumah lewat jendela samping yang kebetulan tidak terkunci. tersangka masuk ke dalam ruang keluarga dan menuju kamar kosong.
“Tersangka mengacak-acak lemari yang berada di dalam kamar,” terang Perwira Pertama (Pama) dengan dua balok di pundaknya tersebut.
Mengetahui ada  ponsel dan dompet milik korban, langsung disikatnya. Saat akan kabur dari dalam rumah, tersangka dipergoki korbannya. Korban langsung berteriak maling dengan kerasnya. Tidak cukup itu saja, korban langsung menghentikan langkah pelarian tersangka. Karena kalah postur, tersangka tidak bisa berbuat apa-apa dan pasrah begitu saja.
Seketika itu juga, korban menggelandang tersangka ke Mapolsek Singosari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. “Tersangka kami jerat dengan Pasal 363 KUHO, tentang pencurian pemberatan,” kata Sutiyo.
Di hadapan penyidik yang memeriksanya, tersangka baru satu kali melakukan pencurian tersebut.  Sedangkan pencurian itu dilakukan, lantaran butuh uang untuk pulang ke rumah ayahnya di Sumawe. “Saya di Singosari tingggal bersama ibu saya. Tiba-tiba, saya kangen ayah saya dan berniat pulang ke Sumawe. Untuk pulang ke Sumawe, saya butuh uang Rp 50 ribu dan terpaksa melakukan pencurian ini,” tuturnya kemarin.
Dia mengaku kapok melakukan pencurian tersebut dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. “Saat itu saya lihat jendela terbuka dan muncul dipikiran begitu saja untuk melakukan pencurian. Kalau jadinya kayak begini, saya tidak akan melakukannya,” sesal tersangka. (big/aim)