Sakit Menahun, Kakek Pilih Kendat

TAJINAN- Ketenangan warga Dusun Sukomulyo RT 06 RW 02 Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan, Minggu (12/4) terusik. Setelah ditemukan tubuh kakek bernama Mustofa, 70 tahun,  menggantung di dalam rumahnya. Korban nekat mengakhiri hidupnya karena depresi terkait sakit ginjal menahun yang tidak kunjung sembuh.
“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Kejadian ini dianggapnya murni musibah,” terang petugas Unit Reskrim Polsek Tajinan, Aiptu Haryanto, mendampingi Kapolsek Tajinan AKP Fatkur Rohman kepada Malang Post kemarin.
 Dijelaskannya, perisitiwa yang menggeparkan itu, terjadi pukul 17.00 WIB. Saat itu, istri korban, Jumaitun, 65 tahun, hendak memasak di dapur. Saat masuk ke dalam dapur, dia dikejutkan dengan tubuh suaminya yang sudah menggantung dalam keadaan tidak bernyawa. Sontak, diapun berteriak minta tolong yang membuat kaget dan mengundang warga sekitar, mendatangi lokasi kejadian.
“Perisitiwa ini dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan kepada kami,” imbuhnya. Begitu menerima laporan itu, kemudian petugas bergegas mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil olah TKP itu, tidak ada tanda-tanda yang penganiayaan di tubuh korban.
Leher kakek dua cucu ini terjerat seutas kain, hingga membuat tubuhnya menggantung. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menurunkan tubuh korban dan membawanya ke puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban.
“Menurut keterangan dari istri korban, yang bersangkutan ini mengeluhkan sakit ginjal yang sudah dideritanya bertahun-tahun. Mungkin, hal itu menyebabkan korban, nekat mengakhiri hidupnya,” terangya. (big/aim)