Itje Mengakui, Lukito Tetap Membantah

Lukito Eko Purwandono bersama dua kuasa hukumnya, usai di konfrontir dengan Itje Permatasari di Polres Malang.

Pesan Kamar Hotel Atas Nama Sopir
KEPANJEN - Anggota DPRD Kabupaten Malang Lukito Eko Purwandono, tersangka kasus dugaan perzinahan dengan Itje Permatasari, Kamis (16/4) kemarin, keduanya di konfrontir, termasuk dengan sopir Lukito yang ikut berperan dalam kasus dugaan cinta terlarang itu, di hadapan penyidik Polres Malang.
Kedua tersangka diperiksa selama tiga jam di ruang Idik IV Satreskrim Polres Malang, didampingi masing-masing kuasa hukumnya. Usai diperiksa, Itje keluar lewat pintu belakang. Sedangkan Lukito langsung menaiki mobilnya dan meninggalkan Mapolres Malang. Kuasa Hukum Lukito, Agus Salim Ghozali SH mengatakan, kliennya menolak semua tuduhan yang dialamatkan oleh penyidik dan pelapor.
“Klien kami tidak melakukan hal tersebut (perzinahan, red). Sedangkan kami, tidak mempunyai kapasitas untuk mengomentari hasil pemeriksaan teresebut,” ujar Agus Salim kepada Malang Post kemarin.
 Sedangkan disinggung mengenai bukti berupa foto kliennya dengan Itje, dia mengatakan foto tersebut merupakan hal yang lumrah. Bukti foto tersebut, tidak hanya terdapat dua pelaku itua saja. Melainkan terdapat orang lain yang berada di dalam foto itu. “Itu foto keluarga, di foto itu juga ada Bapak Sukma, suami dari Ibu Itje,” terangnya. Ketika disinggung langkah selanjutnya yang akan ditempuh, dia akan melakukan mediasi maupun damai.
“Untuk proses mediasi itu, sedang diusahakan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang Iptu Sutiyo SH M.Hum, mengatakan, meski keduanya akan menempuh jalan damai, proses ini tetap berlanjut. Pekan depan, kasus ini akan dilimpahkan ke Kejasaan dan lalu disidangkan.
“Bila berkasnya sudah lengkap, pekan depan langsung akan kami limpahkan ke kejaksaan,” terangnya.
Dia menyatakan, penyidik sudah memiliki dua alat bukti yang kuat terkait kasus ini. Termasuk keterangan dari para saksi, yang menyebutkan keduanya tersebut, melakukan perselingkuhan di sebuah hotel di Prigen Kabupaten Pasuruan. Tidak hanya di Prigen, tempat menginap yang pernah mereka datangi seperti di Kota Malang, Blitar, dan juga Kabupaten Malang sudah didatangi dan dilakukan olah TKP.
Sopir pribadi Lukito, Agung Prasetyo, kata Sutiyo, membenarkan dia yang memesan kamar hotel untuk mereka. Seperti pemesanan kamar di sebuah hotel di Prigen, Kabupaten Pasuruan untuk mereka berdua.
“Keduanya masuk ke dalam kamar pukul 20.00 WIB dan keluar pukul 02.00 WIB dini hari,” imbuhnya.
Selain itu, Itje di hadapan penyidik yang memeriksanya, juga telah mengakui adanya perbuatan itu. “Untuk tersangka Itje, mengaku masuk ke dalam kamar hotel itu dan berhubungan intim dengan tersangka Lukito. Keterangan ini, sudah cukup bagi kami untuk mejerat kedua tersangka,” pungkasnya. (big/aim)