Pasutri Kompak Mencuri

MALANG – Pasangan suami istri (Pasutri) ini, memang saling melengkapi. Mereka kompak untuk selalu bersama, termasuk dalam menjalani hukuman. Ya, sejak Jumat (17/4) lalu, pasutri yang tinggal dengan mengontrak rumah di Kecamatan Pakisaji ini, harus berurusan dengan petugas Reskrim Polsekta Blimbing.
Keduanya ditangkap karena terlibat pencurian di Resto Dounat di Terminal Arjosari, Blimbing. Mereka adalah Endah Asri Handayani, 43 tahun, asal Tuban serta suaminya Yanto Sobari, 40 tahun, asal Kota Sorong.
“Pasutri tersebut kami tangkap di rumahnya, setelah kami mendapat petunjuk bahwa pelaku pencurian yang terjadi di Resto Dounat dilakukan oleh mereka. Apalagi dalam pemeriksaan keduanya juga mengakui aksi pencurian yang dilakukannya,” terang Kanitreskrim Polsekta Blimbing, AKP Roihan.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian yang dilakukan oleh Pasutri ini, terjadi pada 12 Januari 2015. Aksi pencurian bisa dengan mudah dilakukan, karena Endah Asri merupakan pegawai di Resto Dounat tersebut. Ia belum lama bekerja, dan menjalani masa training.
Modus operandi pencurian yang sudah direncanakan ini,  tersangka Yanto datang ke Resto Dounat ketika istrinya sedang bekerja. Ia berpura-pura sebagai seorang pembeli. Antara dirinya dengan istrinya seakan-akan tidak saling mengenal.
Ketika pegawai lainnya lengah, Yanto langsung menyelinap masuk ke dalam gudang. Ia diminta bersembunyi di dalam gudang oleh istrinya sampai Resto Dounat tutup. Setelah tutup, Yanto baru beraksi dengan membongkar brankas kemudian mengambil uang sebesar Rp 20 juta.
Setelah berhasil mengambil uang, Yanto kabur lewat pintu belakang. Pintu belakang dari rolling dor tersebut, sengaja tidak dikunci oleh istrinya, karena dengan tujuan untuk mempermudah Yanto kabur.
Uang hasil curian tersebut, oleh tersangka kemudian dibuat hura-hura, dengan membeli beberapa kebutuhan pribadinya. Diantaranya adalah untuk membeli empat buah kaos, dua celana jeans, satu pasang sandal, kaca mata, baju daster serta jaket kulit. Semua barang-barang tersebut, diamankan untuk barang bukti.
“Terungkapnya aksi pencurian tersebut, dari laporan korban kepada kami. Selanjutnya kami melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan tersebut, akhirnya mengarah pada kedua pasutri tersebut,” jelasnya.(agp/nug)