Polisi Buru Penadah Besar

MALANG – Upaya Polres Malang Kota, memberantas pelaku curanmor tidak hanya puas dengan menangkap sembilan orang tersangka, jaringan Andri Hariyanto alias Ari Cs. Polisi terus mengembangkan dan memburu jaringan curanmor kelompok Jabung – Lumajang ini. Salah satu yang menjadi targetnya adalah penadah besar motor curian asal Lumajang.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kapolres Malang Kota, AKBP Singgamata SIK, kemarin kepada Malang Post. Ia menegaskan, bahwa perburuan jaringan pelaku curanmor akan terus dilakukan. Tidak hanya pelaku utamanya, tetapi juga penadah motor curian.
“Saat ini anggota Timsus Anti Curanmor masih bekerja di lapangan. Anggota masih terus mengembangkan kasusnya. Penadah besar motor curian yang diakui para pelaku berasal dari Lumajang, menjadi buruan kami,” ungkap Singgamata.
Karena berdasarkan pengakuan para tersangka yang sudah diamankan, mereka sudah lebih dari 30 kali beraksi mencuri motor di Kota Malang. Sementara barang bukti motor yang sudah diamankan, baru ada 17 unit motor. Sehingga setidaknya masih ada 13 motor curian yang masih berada di tangan penadah.
Selain memburu penadah motor, Timsus Anti Curanmor saat ini juga masih memburu jaringan pelaku curanmor lainnya. Karena selain jaringan Ari Cs, masih ada jaringan pelaku curanmor lain yang beroperasi di Kota Malang.
“Sesuai prinsip saya, yaitu perang terhadap pelaku curanmor. Tidak akan ada ampun untuk pelaku curanmor. Karena saya ingin curanmor di Kota Malang ini benar-benar bersih. Bahkan, tindakan tegas terukur terhadap pelaku juga akan kami lakukan, kalau memang pelaku menyerang dan membahayakan nyawa petugas,” tegas mantan Kapolres Lumajang ini.
Saat ini, dari 17 unit motor yang menjadi barang bukti, baru ada lima motor yang sudah ada laporannya. Lainnya masih dilakukan penyelidikan termasuk membuka berkas laporan lama. “Namun kami juga berharap kepada masyarakat yang sebelumnya merasa kehilangan motor, untuk bisa mengecek ke Polres Malang Kota, sehingga membantu kami mempercepat pendataan,” tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Khusus (Timsus) Anti Curanmor Polres Malang Kota, Sabtu dini hari lalu berhasil membongkar jaringan alap-alap motor. Sembilan orang tersangka berhasil diamankan.Satu ditembak mati dan tiga lainnya diberi hadiah timah panas di betis kaki kanannya. Mereka ini, memiliki peran masing-masing. Ada yang bertugas sebagai pemetik (eksekutor / pelaku utama), penadah serta kurir.(agp/ary)