Serapan Anggaran Kurang 10 Persen

Cahyo: Kepala SKPD Mutasi Saja
BATU – Serapan anggaran APBD oleh SKPD-SKPD di Kota Batu masih sangat minim hingga akhir April ini. Rata-rata, serapan tersebut masih di bawah 10 persen dari total anggaran sehingga berpotensi kegiatan menumpuk pada akhir tahun atau adanya SILPA besar-besaran.
Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo menjelaskan, pihaknya baru mendapatkan data dari SKPD-SKPD bahwa rata-rata serapan masih di bawah 10 persen, meski sudah ada yang mencapai 25 persen. ‘’DPRD memiliki fungsi pengawasan sehingga memiliki hak mengetahui laporan penyerapan anggaran dari SKPD-SKPD. Dari laporan tersebut diketahui jika serapan masih sangat rendah, padahal tahun 2015 hampir menginjak Mei,’’ tegas Cahyo, kemarin.
Mantan Ketua DPC PDIP Kota Batu ini menjelaskan, kinerjo SKPD dengan serapan anggaran rendah tersebut berbanding terbalik dengan penganggaran. Saat penganggaran, SKPD berlomba-lomba meminta anggaran yang besar. Ujung-ujungnya, mereka tidak mampu melakukan serapan dalam jumlah besar sesuai penganggaran.
Pihaknya meminta, semua SKPD segera melaksanakan kegiatan sesuai dengan perencanaan yang sudah ada. Jika melihat waktu, mereka seharusnya sudah melakukan lelang sehingga tinggal melaksanakan proyek. Apalagi jika proyek-proyek tersebut tergolong prestisius, saat ini seharusnya sudah mulai jalan.
‘’Kami sudah Kalau meneliti laporannya. Dari laporan itu nampak jika program tidak jalan. Bahkan ada perencanaan yang kelihatan kurang matang sehingga mereka juga bingung melaksanakan programnya. Padahal semua anggaran sudah tersedia,’’ kata advokat ini.  
Cahyo meminta, kepala SKPD yang tidak bisa dapat menjalankan programnya lebih baik dimutasi. Itu karena masyarakat Kota Batu butuh percepatan pembangunan agar perkembangan wisata terus meningkat tajam.
Program mereka tentu juga sangat berpengaruh untuk menjalankan perekonomian, apalagi sekarang ada kebijakan kenaikan harga BBM. Jika program SKPD tidak berjalan, maka perkembangan perekonomian juga melambat.
‘’Daripada kebijakan Walikota tak jalan karena SKPD tidak bisa bekerja, lebih baik Kepala SKPD diganti. Ganti saja mereka dengan mampu bekerja dengan system lari cepat mengimbangi kebijakan-kebijakan Walikota,’’ pungkas pria asli Kelurahan Sisir Kota Batu ini. (feb)