Tepergok, Maling Motor Dimassa

Tugimin, pelaku curanmor yang dimassa mendapatkan perawatan di UGD RSUD Kanjuruhan.

KEPANJEN- Amuk massa terjadi di Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang pagi hari kemarin. Tugimin, 37 tahun, warga Kecamatan Gedangan, dihakimi dan menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap tangan mencuri sepeda motor Kawasaki KM Trail, Nopol N 5549 IS, milik Imam Mahfud, 30 tahun, warga Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan.
Petugas Reskrim Polsek Gedangan yang mendapat laporan segera datang ke lokasi untuk mengamankan tersangka Tugimin. Beruntung, nyawanya bisa terselematkan. Kemudian, oleh petugas, tersangka ini dibawa ke UGD RSUD Kanjuruhan untuk mendapat perawatan. Kasus ini, ditangani Polsek Gondanglegi dan dibackup Polres Malang.
Kapolesk Gedangan, AKP Sunyata mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 05.00 WIB. “Pelaku beraksi bersama salah seorang kawannya yang berhasil kabur, saat terjadi aksi massa tersebut. Dalam menjalankan aksinya, mereka menggunakan sepeda motor Honda GL Pro,” ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskan, kedua pelaku itu, memang menyasar sepeda motor Kawasaki KM Trail , yang berada di depan rumah.korban. Saat itu, sepeda motor tersebut hendak dicuci oleh korban. Kemudian, korban masuk ke dalam sebentar, untuk mengambil alat cuci sepeda motor. Kesempatan itu, dimanfaatkan pelaku dengan berusaha mencuri sepeda motor.
Namun, apes dialami oleh pelaku yang kedapatan korbannya. Saat hendak menghidupkan motor curian itu, diketahui oleh korban. Sehingga, korban berteriak meminta tolong, dan mengundang masyarakat sekitar, untuk keluar rumah. Massa langsung menghajar dengan membabi buta, pelaku yang hendak kabur tersebut. “Sedangkan pelaku lainnya, memilih untuk kabur,” ujar Perwira Pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya ini.
Petugas yang mendapat laporan aksi massa itu, bergegas menuju lokasi kejadian. Kemudan, petugas mengamankan tersangka dari amukan massa dan membawanya ke UGD RSUD Kanjuruhan untuk diobati. Kasus ini tengah didalami dan diselidik petugas kepolisian. “Bisa jadi, mereka termasuk jaringan curanmor yang selama ini meresahkan dan belum tertangkap,” terangnya.
Menurutnya, bisa jadi pelaku merupakan pelaku lama yang dulu pernah masuk ke penjara dan sekarang sudah keluar. Terkait beberapa kemungkinan itu, sedang didalami dan akan memintai keterangan dari tersangka. “Setelah tersangka membaik, kami akan mintai keterangan,” pungkasnya. (big/udi)