Judi Sabung Ayam Digrebek

Kedua tersangka dimintai keterangan oleh petugas, kemarin

SINGOSARI- Arena judi sabung ayam di Dusun Gondang RT 02 RW 06, Desa Randuagung, Kecamatan Singosari berhasil diobrak Unit Reskrim Polsek Singosari. Sebanyak dua tersangka penjudi berhasi diciduk petugas dari lokasi perjudian yang memanfaatkan lahan kosong pekarangan depan rumah.
Dua pelaku itu, M Affandi alias Ucok, 47 tahun, warga Dusun Gondang RT 02 RW 06, Desa Randuagung, Kecamatan Singosari. Seta, Nur Hasan, 44 tahun, warga Dusun Krajan Barat, RT 02 RW 03 Desa Randuagung, Kecamatan Singosari. Dari tangan keduanya, petugas menyinta tiga ekor ayam dan uang Rp 200 ribu.
“Terungkapnya kasus ini, atas informasi mayarakat yang resah tempat tersebut kerap dijadikan arena judi sabung ayam,” ujar Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Hadi Puspito kepada Malang Post, kemarin.
Bermula dari informasi masyarakat itu, pihaknya melakukan penyelidikan dan mengintai tempat tersebut. Hasilnya, memang ada judi sabung ayam. Seketika itu juga, petugas langsung melakukan penggerebekan. “Saat penggrebekan itu, sebenarnya banyak yang bermain judi ayam sabung. Namun, mereka berlarian kabur, begitu melihat kedatangan petugas kepolisian,” terang mantan Kanit Idik 1 Satreskrim Polres Malang ini.
Saat penggrebekan itu, petugas hanya berhasi menangkap dua tersangka itu. Keduanya digelandang ke Mapolsek Singosari untuk dijebloskan ke dalam sel tahanan. Dalam pemeriksaannya, M Affandi mengaku kalau pekarangannya sudah lama dipakai untuk arena judi sabung ayam oleh teman-temannya.
Hanya saja, taruhan dalam judi tersebut tidak terlampau besar. Yakni, paling besar taruhannya sekitar Rp 300 ribu. “Setiap kali adu ayam, transaksinya Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu per penonton,” ujarnya. Sedangkan pemilik ayam yang beradu, menaruhkan uangnya palig sedikit Rp 200 ribu dan dibayarkan kepada salah seorang bandar.
Dia nekat menggelar arena judi sabung ayam itu, lantaran membutuhkan uang. “Pekerjaan saya sebagai buruh tani tidak cukup. Sehingga nyambi judi sabung ayam ini,” terangnya. Sedangkan Tersangka Nur Hasan, mengaku kalau dirinya apes. Masalahnya, dia baru pertama kali melakukan judi sabung ayam itu.
“Saya diajak teman saya. Baru pertama kali ikut, eh apes digrebek dan ditangkap sama bapak polisi,” kilahnya (big/aim)