Tahanan Kabur dari RSUD Kanjuruhan

KEPANJEN - Seorang tahanan Polsek Gedangan yang tengah dirawat di RSUD Kanjuruhan Kepanjen kabur pada Jumat (1/5) kemarun. Padahal, tahanan bernama Tugimin, 37 tahun, warga Kecamatan Gedangan itu dalam kondisi tangan terborgol di besi tempat tidurnya.
Informasi yang berhasil dihimpun Malang Post,  tahanan itu kabur dini hari kemarin. Situasi RSUD Kanjuruhan yang sepi dimanfaatkan Tugimin untuk kabur. Padahal, saat itu, kondisi tangan kanan tersangka terborgol dan menyambung ke besi tempat tidur. Belum diketahui, bagaimana cara tahanan tersebut melepaskan borgol dan kabur.
“Tahanan itu diketahui tidak ada pada Sabtu (2/5) dini hari,” kata salah seorang petugas RSUD Kanjuruhan yang enggan namanya dikorankan.
Dia menjelaskan, saat itu, terjadi pergantian petugas polisi yang berjaga. Diduga, tahanan tersebut kabur memanfaatkan situasi tersebut dan kondisi RSUD Kanjuruhan yang sepi.
Kapolsek Gedangan AKP Edi Sunyata, membenarkan ada tahanannya yang kabur. “Ini masih dicari mas. Yang saya khawatirkan, dia saat ini sedang ketakutan. Apalagi, kondisinya juga belum fit,” ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Pihaknya tengah menyelidiki lokasi maupun keberadaan tahanan yang kabur tersebut, termasuk tengah menyelidiki, modus maupun cara tahanan itu kabur. Termasuk apakah ada orang lain yang membantunya untuk kabur.
Sebagai informasi, Tugimin, terlibat kasus pencurian sepeda motor pada (21/4) yang lalu. Aksinya mencuri sepeda motor Kawasaki KM Trail, Nopol N 5549 IS, milik Imam Mahfud, 30 tahun, warga Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, ketahuan. Akibatnya, yang bersangkutan menjadi bulan-bulanan masyarakat.
Dia saat itu, beraksi dengan salah seorang temannya yang diketahui kabur terlebih dahulu. Akibat bulan-bulanan dari warga itu, Tugimin menderita luka memar dan harus mendapatkan perawatan di RSUD Kanjuruhan, hingga dia memutuskan kabur. (big/aim)