Mobil Berpenumpang Mahasiswa Masuk Jurang

SUMAWE – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Sabtu (2/5) malam kemarin. Sebuah mobil Avanza Nopol  B 1811 AU, masuk ke jurang sedalam lebih dari 75 meter. Dari delapan penumpang yang berada di dalam mobil, satu orang tewas di lokasi kejadian, dua orang luka berat, sisanya luka ringan.
Seorang penumpang tewas itu bernama Ayu Sukma dewi, 17 tahun, warga Bone Sulawesi Selatan. Sedangkan dua orang luka berat yakni Miftaqul Farid, 18 tahun dan Wahyu Ramadani, 17 tahun, warga Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dan dirawat di RSSA Kota Malang.
Lima orang yang mengalami luka ringan Ahmad Fandi, 17 tahun, warga Sulawesi Selatan, Megawati, 21 tahun, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Lalu Muhammad Yahya Amin, 16 tahun, warga Lombok Timur, Riko Ali Murdani, 25 tahun, warga Provinsi Jambi dan Ali Yafi, 19 tahun, warga Kabupaten Kendal, Jawa Tengah
“Korban meninggal sudah dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. Sedangkan dua orang mengalami luka berat, dirujuk ke UGD RSSA. Yang mengalami luka ringan, dirawat di Puskesmas Sitiarjo,” ungkap Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Yoyok Supandi kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, rombongan berangkat dari Kecamatan Pare Kabupaten Kediri untuk wisata ke Pantai Sendangbiru. Mereka berangkat pada siang hari dan sampai di sekitar lokasi kejadian, saat malam hari. Saat mendekati lokasi kejadian, sopir bernama Mirtaqul Farid tidak bisa mengendalikan mobilnya.
Terlebih, saat itu di lokasi kejadian, sedang terjadi hujan deras. Sehingga, pandangan sopir sangat terbatas. Akibatnya, mobil tersebut yang harusnya berbelok tajam, malah terus dan masuk ke dalam jurang lebih dari 75 meter. “Kami duga, sopir ini kelelahan atau pandangannya terbatas, akibat cuaca buruk,” kata Yoyok Supandi.
Lanjut dia, lantas mobil tersebut berguling dan terseret masuk ke dalam jurang. Hingga mobil naas itu, berhenti menabrak pohon. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, lantas berupaya memberikan pertolongan. Sebagian warga lainnya, melaporkan kejadian tersebut, ke Unit Laka Lantas Polres Malang.
Petugas yang menerima laporan itu, lalu bergegas menuju lokasi kejadian. Kemudian, turut membantu warga sekitar, untuk melakukan pertolongan terhadap korban. Satu per satu, korban dievakuasi oleh masyarakat, kepolisian dan petugas PMI Kabupaten Malang selama lebih dari tiga jam.
“Untuk bangkai mobil, masih berada di dalam jurang, karena sulit untuk diangkat,” imbuhnya. (big/aim)