Buang Bayi, Pacar Emoh Tanggung Jawab

Diana Novitasari, tersangka pembuang bayi diperiksa penyidik Polres Malang

MALANG – Diana Novitasari,  Ibu muda kelahiran 5 Agustus 1996 ini, ditetapkan sebagai tersangka karena membuang bayi kandungnya sendiri. Penetapan itu dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan secara marathon di ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang.
Warga Dusun Krajan, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur ini dijerat dengan pasal berlapis. Yaitu pasal 341 KUHP, tentang seorang ibu yang dengan sengaja menghilangkan nyawa anak saat masih dalam kandungan, atau sesaat setelah melahirkan karena takut.  Pasal 342 KUHP, tentang seorang ibu yang dengan sengaja menjalankan keputusan yang diambilnya sebab takut ketahuan, bahwa ia tidak lama lagi akan melahirkan dan mau menghilangkan jiwa anaknya saat melahirkan.
“Ancamannya untuk pasal 341 KUHP adalah 7 tahun penjara, sedangkan pasal 342 KUHP 9 tahun penjara,” terang Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.
Mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini mengatakan, penetapan tersangka Diana setelah dari hasil penyidikan telah terbukti membuang dan membunuh bayi yang baru dilahirkan. Ibu satu tersebut juga telah mengakui perbuatannya yang dengan sangaja menghilangkan nyawa bayinya.
Sedangkan Yudio Wijiono, 32 tahun, warga Dusun Balewarti, Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, pria yang menghamili Diana masih sebatas saksi. Keterlibatan Yudio, yang diketahui sudah beristri dan mempunyai anak masih didalami. Usai diperiksa, Yudio langsung dipulangkan dan hanya wajib lapor.
“Untuk pria yang menghamili, statusnya masih saksi. Keterlibatannya dalam pembunuhan dan pembuangan bayi masih kami dalami. Ia (Yudio) bisa saja kami jerat dengan tindak pidana perzinahan, asalkan ada laporan dari istrinya atau suami tersangka Diana,” terang Wahyu.
Perbuatan Diana, terbongkar Selasa (5/5) lalu. Berawal dari penemuan mayat bayi laki-laki di sungai Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur. Kayin, 60 tahun serta Siyari, 70 tahun, warga sekitar yang menemukannya. Saat ditemukan, kondisi bayi sangat ironis. Tubuhnya sudah melepuh dan kedua matanya melotot.
Penemuan bayi tersebut, langsung dilaporkan ke petugas Polsek Bantur. Polisi langsung melaporkan olah TKP, sekaligus mencari tahu siapa wanita yang sedang hamil. Beberapa jam setelah diselidiki, akhirnya diketahui pelaku pembuangan bayi Diana. Diana lalu diamankan dan dibawa ke Polres Malang bersama dengan Yudio, pria yang diakui telah menghamilinya.(agp/aim)